Shenzhen (ANTARA) - Hualong One buatan dalam negeri China telah menjadi teknologi reaktor nuklir generasi ketiga yang paling banyak digunakan di dunia, dengan 41 unit saat ini beroperasi atau sedang dibangun di seluruh dunia, demikian disampaikan oleh China General Nuclear Power Group (CGN) dalam konferensi pers di Kota Shenzhen, China selatan, pada Jumat (29/8).
Baca juga: Kementerian ESDM: Pembangkit listrik tenaga nuklir masuk rencana ketenagalistrikan 2033
Hualong One merupakan teknologi nuklir generasi ketiga yang sepenuhnya dikembangkan secara mandiri oleh China, dan telah memperoleh sertifikasi Persyaratan Utilitas Eropa (European Utility Requirements certification) serta lulus Penilaian Desain Generik Inggris (UK Generic Design Assessment).
Teknologi ini menunjukkan kinerja operasional yang sangat baik, dengan tujuh unit telah terhubung ke jaringan listrik di seluruh dunia, kata CGN.
Baca juga: Aspebindo dorong pemerintah Indonesia untuk fasilitasi investasi PLTN di Indonesia
Setiap unit menghasilkan lebih dari 10 miliar kilowatt jam (kWh) listrik setiap tahunnya, yang dapat memenuhi permintaan listrik bagi 1 juta orang di negara-negara yang cukup maju, sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 8,16 juta ton.