
Pj Bupati Inhil soroti kebersihan Tembilahan, banyak sampah numpuk di jalan

Tembilahan (ANTARA) - Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir Erisman Yahya menyoroti kondisi kebersihan lingkungan wilayah Tembilahan saat menyisiri kota itu. Ia pun merasa prihatin melihat kondisi sampah yang banyak menumpuk di pinggir jalan.
Menurut Erisman, kondisi kota yang bersih akan mencerminkan keindahan suatu daerah. Untuk itu, masyarakat diajak lebih perhatian terhadap lingkungan salah satunya dengan meningkatkan kesadaran diri membuang sampah pada tempatnya.
“Kita harapkan warga dapat membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan sehingga tidak mengganggu keindahan kota,” ucap Erisman saat meninjau tempat pembuangan sampah di Kota Tembilahan beberapa waktu lalu.
Didampingi Kadis Kominfo Inhil Trio Beni, Erisman menyisiri titik pembuangan sampah di dalam kota Tembilahan menggunakan sepeda motor, mulai Jalan Baharuddin Yusuf, Jalan Batang Tuaka, Jalan Lingkar serta Jalan Subrantas dan Jalan Swarna Bumi.
Beberapa waktu lalu, Pj Erisman juga melakukan peninjauan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sungai Beringin. Peninjauan tersebut juga bertujuan mencari solusi terkait permasalahan sampah di Inhil.
Dalam peninjauan tersebut diketahui beberapa hal yang menjadi kendala di lapangan, salah satunya alat pengelola sampah yang terbatas.
Erisman mengatakan, untuk menampilkan keindahan Kota, perlu adanya pembenahan dan kerjasama pemerintah dan masyarakat.
Selain meninjau pembuangan sampah, Erisman juga menyoroti lampu penerangan di Taman Jalan Gajah Mada Tembilahan yang mana di beberapa titik terlihat bola lampu dalam kondisi tidak menyala seperti di Jalan Sudirman dan Jalan Veteran.
Erisman mengatakan, kondisi penerangan yang minim dapat memicu terjadinya tindak kejahatan terutama di malam hari. Kondisi tersebut butuh penangan cepat.
"Kondisi penerangan yang minim ini kondisi penerangan yang minim ini tentunya sangat rawan kejahatan, maka tentunya juga harus dibenahi," sebut Erisman Yahya.
Pewarta : Adriah
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

