Uni Eropa tingkatkan upaya wujudkan solusi dua negara Palestina-Israel

id Berita hariini, berita riau terbaru, berita riau antara, Uni Eropa

Uni Eropa tingkatkan upaya wujudkan solusi dua negara Palestina-Israel

Arsip - Kepala Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan Uni Eropa yang juga Wakil Presiden Komisi Eropa Josep Borrell menyampaikan pandangan pada Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (PMC) bersama Uni Eropa di Jakarta, Kamis (13/7/2023). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz/aa.)

Jakarta (ANTARA) - Uni Eropa meningkatkan upaya untuk menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah dengan tujuan mencapai solusi dua negara atas konflik Israel-Palestina.

Dalam sebuah unggahan blog pada Senin, Kepala Kebijakan Luar Negeri EU Josep Borrell mengevaluasi sikap blok tersebut mengenai masalah ini.

"Kita memasuki fase baru dalam tragedi Israel-Palestina yang sudah berlangsung ratusan tahun, Ini bisa menjadi hal yang sangat berbahaya perdamaian global, dan masyarakat internasional harus bergerak untuk menghindari itu terjadi," ujar Borrell

"Sejak lama, kita mencoba mengabaikan masalah Palestina seperti hal tersebut tidak pernah ada atau hal itu akan terselesaikan dengan sendirinya," lanjut dia.

Dia menekankan bahwa masyarakat internasional, di mana EU menjadi bagiannya, telah gagal untuk menerapkan secara efektif Perjanjian Oslo, yang sudah ada selama tiga dekade.

"Sejak Oslo, jumlah pemukim Israel telah bertambah tiga kali lipat di wilayah yang diduduki, sementara kemungkinan negara Palestina telah terpecah menjadi labirin wilayah yang tidak saling berhubungan,” kata dia.

"Setiap hari, kita menyerukan solusi dua negara, tapi seperti apa yang disampaikan perwakilan Palestina kepada saya pada Majelis Umum PBB: 'Selain menyerukan hal itu, apa yang Anda lakukan untuk mencapai hal itu?" sebut Borrell.

Baca juga: Uni Eropa kritik masyarakat internasional karena lupakan Palestina

Borrell mengetahui bahwa keputusan yang paling menantang seringnya muncul di ambang krisis dan bahwa masyarakat internasional kini berada di jurang kehancuran.

Dia mengulangi bahwa solusi dua-negara tetap menjadi pilihan paling layak, meskipun terdapat kompleksitas yang terlihat, serta meminta seluruh pemangku kepentingan untuk memusatkan upaya politik mereka untuk mewujudkan hal itu.

Baca juga: Emir Qatar: Israel tidak boleh disetujui membunuh warga tanpa batasan

Baca juga: Kedubes Amerika Serikat di Israel sebut perbatasan Rafah dibuka Sabtu


Sumber: Anadolu