Ahmad Basarah sebut semua agama hidup dalam bingkai Pancasila

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara,MPR,Pancasila

Ahmad Basarah sebut semua agama hidup dalam bingkai Pancasila

Hasil tangkapan layar Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dalam ialog kebangsaan bertema “Pancasila dan Penyemaian Spirit Moderasi Beragama di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa di Indonesia” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP RI, dari Jakarta, Senin (18/10/2021) (ANTARA/Tri Meilani Ameliya)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengatakan semua agama hidup dalam bingkai hukum negara Indonesia, yaitu Pancasila.

Menurut Ahmad Basarah sebagai pembicara kunci dalam dialog kebangsaan bertema “Pancasila dan Penyemaian Spirit Moderasi Beragama di Kalangan Pelajar dan Mahasiswa di Indonesia” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BPIP RI, dari Jakarta, Senin, hidupnya semua agama dalam bingkai Pancasila dapat dilihat dari kalender nasional yang memuat beragam tanggal merah sebagai perayaan hari raya berbagai agama di Tanah Air.

Baca juga: Syarief Hasan dukung dan dorong gerakan diversifikasi pangan

"Indonesia bukan negara satu agama dan bukan negara sekuler," kata Basarah.

Ahmad Basarah menjelaskan para alim ulama pendiri bangsa Indonesia menyelamatkan persatuan bangsa dengan menerima perubahan sila pertama dalam Piagam Jakarta. Sila yang awalnya berbunyi, “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” akhirnya disepakati berganti menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa”.

Dengan demikian, Ahmad Basarah mengatakan Indonesia merupakan negara ketuhanan bagi semua agama, sekaligus penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca juga: Abdul Halim Iskandar sebut mengamalkan Pancasila jadi keharusan seluruh masyarakat

Dia menyimpulkan disetujuinya Pancasila sebagai dasar negara dengan sila pertama, yaitu Ketuhanan yang Maha Esa, merupakan wujud hasil ijtihad (proses bersungguh-sungguh menetapkan hukum yang tidak dibahas dalam Al-Quran maupun hadis) dan persetujuan para alim ulama dengan tokoh-tokoh pendiri negara demi kemerdekaan dan persatuan Indonesia.

Ahmad Basarah mengimbau diperlukannya moderasi beragama di Indonesia untuk menjaga persatuan dan keutuhan Pancasila.

Baca juga: Kemendagri dorong para camat untuk bumikan Pancasila lewat media sosial

Menurut Kementerian Agama, moderasi beragama adalah cara beragama dalam jalan tengah. Artinya dengan moderasi beragama, seseorang tidak ekstrem dan tidak berlebihan saat menjalani ajaran agamanya. Dengan begitu, toleransi dalam beragama dapat pula muncul untuk memperkuat persatuan Indonesia.

Dalam dialog kebangsaan yang diadakan sebagai rangkaian acara memperingati Hari Sumpah Pemuda yang semakin dekat itu, Wakil Ketua MPR RI itu berharap Pancasila terus tumbuh subur menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selamanya.

"Pancasila milik segenap bangsa Indonesia. Cara merawatnya adalah dengan bersama-sama," ucap Ahmad Basarah.

Baca juga: Presiden Joko Widodo ingatkan tantangan dihadapi Pancasila tak semakin ringan