Pesantren kilat di Lapas Anak Pekanbaru ditutup khatam Alquran

id LPKA Pkanbaru,lapas anak,pesantren kilat pekanbaru

Pesantren kilat di Lapas Anak Pekanbaru ditutup khatam Alquran

Kepala LPKA Klas II Pekanbaru Sugiyanto (tiga berdiri dari kanan) bersama bersama jajaran dan Andikpas peserta pesantren kilat. (ANTARA/HO-LPKA Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Lembaga Permasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Klas II Pekanbaru mengadakan kegiatan pesantren kilat yang diikuti sebanyak 12 anak didik permasyarakatan (Andikpas) selama hampir satu Bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan ini ditutup dengan acara khatam Alquran.

Kepala LPKA Klas II Pekanbaru Sugiyanto melalui pernyataannya, Kamis, menyampaikan kegiatan pesantren kilat ini dilakukan setiap tahun dan bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan anak didik kepada Allah SWT.

"Tingkatkan lagi membaca Alquran, serta pelajari lagi ilmu tajwidnya. Usai pesantren kilat, lanjutkan kembali membacaAlquran sehabis salat Maghrib," pinta Sugiyanto.

Sementara, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan setiap hari di pesantren kilat tersebut antara lain pengenalan tanda baca (tajwid) Alquran, tata cara salat, serta cara memandikan dan menyalatkan jenazah.

Dalam tausiah sebelumnya, ustadz yang mengajar di pesantren kilat menyampaikan membaca Alquran dapat menjadikan penenang hati, dan Alquran merupakan petunjuk bagi manusia.

"Janganlah kamu tinggalkan dua perkara yakni Alquran dan Sunnah. Berpegang teguhlah kepada dua hal ini Insyaallah kamu tidak akan tersesat," pesan ustadz.

Sebelum penutupan pesantren kilat, Kepala LPKA Pekanbaru membagikan goodie bag serta THR kepada Andikpas sebagai bentuk apresiasi pada kegiatan pesantren kilat tahun ini.

"Semoga Allah selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Sang Maha Pencipta," pesan Sugiyanto.

Baca juga: 20 anak penghuni LPKA Pekanbaru dapat remisi

Baca juga: 20 napi anak Pekanbaru dilatih buat meubelair


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar