36 narapidana di El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, corona

36 narapidana di El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona

Seorang prajurit berjaga di pos pemeriksaan saat operasi gabungan polisi dan tentara, sebagai bagian dari langkah keamanan untuk menjaga warga agar tidak masuk ke pusat kota saat karantina di seluruh negeri untuk membatasi penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di San Salvador, El Salvador, Rabu (29/4/2020). (REUTERS/Jose Cabezas/nz/cfo)

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 36 narapidana di beberapa penjara El Salvador dinyatakan positif terinfeksi virus corona, menurut otoritas kesehatan setempat pada Senin (25/4).

Otoritas mengatakan protokol kesehatan dan isolasi ketat akan diterapkan untuk menghentikan penyebaran virus di fasilitas itu.

Baca juga: Presiden Joko Widodo tinjau kesiapan normal baru di stasiun MRT HI

Sejumlah 25 narapidana didiagnosis di sebuah penjara, yang dihuni oleh lebih dari 1.200 narapidana di wilayah San Vicente, kata Osiris Luna, direktur sistem penjara negara itu, dalam konferensi pers pada Senin (25/5).

Sementara itu, penjara Quezaltepeque dekat ibu kota, yang menampung 1.980 tahanan, melaporkan 11 kasus, ia menambahkan.

"Kami sudah mulai merawat dan mengisolasi orang-orang ini. Ada area untuk isolasi di setiap penjara," kata Luna.

Kondisi di penjara-penjara Salvador telah berada di bawah pengawasan yang lebih besar setelah pemerintah pada April merilis foto-foto mengejutkan, terkait ratusan anggota geng yang dipenjara, ditelanjangi, dan ditindas, hingga menuai kritik keras dari kelompok-kelompok pembela hak asasi manusia.

Foto-foto itu diterbitkan setelah lonjakan pembunuhan pada April mendorong Presiden Nayib Bukele memperketat tindakan keamanan di penjara bagi anggota geng, termasuk anggota dari kelompok-kelompok bersaing, Mara Salvatrucha (MS-13) dan Ward 18, di sel yang sama.

Penjara Quezaltepeque, yang menampung anggota geng, tunduk pada langkah-langkah keamanan baru. Langkah-langkah itu tidak diterapkan di fasilitas San Vicente.

El Salvador melaporkan total 35 kematian dan 1.983 kasus COVID-19 pada Senin.

Baca juga: Cegah penyebaran COVID-19, TNI-Polri diturunkan pada 1.800 titik di empat provinsi

Baca juga: Kelelawar tapal kuda diduga sebagai inang COVID-19


Sumber: Reuters

Penerjemah: Yashinta Difa Pramudyani
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar