Lippo Karawaci ubah pusat perbelanjaan miliknya jadi posko bantuan banjir

id Berita hari ini, berita riau antara, berita riau terkini,Lippo Karawaci

Lippo Karawaci ubah pusat perbelanjaan miliknya jadi posko bantuan banjir

Ilustrasi - Kondisi pascabanjir di Jalan Bendungan Hilir Raya, Jakarta Pusat, Kamis (2/1/2020). (ANTARA/Katriana/aa)

Jakarta (ANTARA) - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) mengubah beberapa pusat perbelanjaan miliknya menjadi posko bantuan banjir di wilayah Jabodetabek, sebagai bentuk komitmen untuk membantu para korban yang terkena musibah.

CEO LPKR John Riady, Rabu mengatakan, selain mengubah mall-mall menjadi posko, pihak LPKR juga memberi sumbangan berupa sembako, susu, pakaian dan obat-obatan.

Baca juga: TNI AD gunakan helikopter didistribusikan logistik di Lebak, Banten

"Bantuan tersebut juga sebagai bentuk komitmen kami untuk membantu para konsumen yang terkena musibah," kata John dalam keterangan persnya.

John mengatakan, bantuan LPKR berasal dari Matahari, Hypermart, Foodmart dan Boston, hal ini sesuai dengan moto perusahaan impacting life, yakni LPKR ingin hadir memberi dampak bagi masyarakat.

"Bantuan LPKR bagi korban banjir juga untuk mempercepat pemulihan seiring dengan semakin surutnya banjir, melalui penyediaan posko pelayanan kesehatan di beberapa wilayah terdampak banjir di antaranya di Bekasi, Apartemen Daan Mogot City, Kalideres, dan Ciledug, katanya.

Sementara itu, total pasien sudah dilayani sebanyak 103 warga dengan diagnosa terbanyak ISPA dan gatal gatal.

"Di Bekasi, posko kesehatan didirikan di RW 3 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Tercatat, sebanyak 150-an warga sekitar yang melakukan pemeriksaan kesehatannya," tuturnya.

Ia berharap kondisi Jakarta dan sekitarnya bisa segera pulih agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula.

Baca juga: Garda Oto evakuasi ratusan unit mobil di sejumlah daerah banjir

Baca juga: Luhut: Rencana penanganan banjir Basuki-Anies oke


Pewarta : A Malik Ibrahim

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar