Jumlah tilang Operasi Zebra Dumai naik 47,57 persen

id operasi zebra dumai,polres dumai,satlantas dumai,berita riau antara,berita riau terbaru

Jumlah tilang Operasi Zebra Dumai naik 47,57 persen

Polres Dumai Terjunkan 60 Personel Gelar Operasi Zebra Siak 2017 (arazak)

Dumai (ANTARA) - Kepolisian Resort Dumai, Provinsi Riau, mencatat jumlah tilang yang telah dikeluarkan selama dua pekan Operasi Zebra Muara Takus 2019 dibanding 2018 naik sekitar 47,57 persen, yaitu dari 1.208 menjadi 1.517 tilang.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta diwakili Kasat Lantas AKP Agustinus Chandra P menyebutkan, penindakan dengan tilang diberikan kepada pelanggar aturan jalan raya, terutama pengendara sepeda motor tidak memakai helm dan sejumlah pelanggaran lain.

"Terjadi kenaikan tajam jumlah penindakan dengan tilang pada operasi zebra tahun ini, yaitu 47,57 persen, dan sebagian besar pemotor tidak memakai helm dan lain nya," kata Chandra kepada pers, di Dumai, Rabu.

Selain tilang, jumlah teguran kepada pengendara di jalan raya selama Operasi Zebra Muara Takus 23 Oktober - 5 November 2019 ini juga naik 11,24 persen, dari 667 pada 2018 menjadi 742 teguran.

Kegiatan selama Operasi Zebra fokus pada tujuh sasaran prioritas pelanggaran yang akan ditindak, yaitu pengemudi menggunakan telepon genggam, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang.

Kemudian, pengendara tidak menggunakan helm standar, mabuk atau mengkonsumsi obat-obatan terlarang, melebihi kecepatan maksimum dan pengendara di bawah umur.

"Kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas masih kurang, dan ini pentig untuk keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain," sebutnya.

Tujuan dari Operasi Zebra Muara Takus 2019 untuk meningkatkan kepatuhan dan kesadaran hukum masyarakat guna mewujudkan keamanan keselamatan dan tertib berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan.

Baca juga: Tujuh Hari Operasi Zebra Dumai tilang 775 pelanggar aturan

Baca juga: Operasi Zebra dimulai, Pengendara sambil nelpon akan ditindak
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar