Tour de Siak 2019 hadirkan etape baru ke lokasi wisata, begini penjelasannya

id tour de siak 2019,balap sepeda,pariwisata riau,pariwisata siak,berita riau antara,berita riau terbaru

Tour de Siak 2019 hadirkan etape baru ke lokasi wisata, begini penjelasannya

Jembatan Kupu-Kupu di Kecamatan Mempura, Siak.(ANTARA/Bayu Agustari Adha)

SIAK (ANTARA) - Iven balap sepeda tahunan Tour de Siak (TdSi) yang akan kembali digelar pada 18-22 September 2019 mendatang akan menghadirkan etape baru yang melewati sejumlah tempat wisata di Kecamatan Mempura dan Dayun.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Siak Fauzi Asni, M.Si melalui Kabid Pemasaran Pariwisata, Basriansyahmenjelaskan, etape baru adalah etape pertama Siak-Mempura-Dayun-Siak.

"Mereka akan melewati Tangsi Belanda, Taman Toga, Jembatan Kupu-Kupu dan Taman Nasional Danau Zamrud. Kita perkenalkan tempat tempat wisata baru maupun Tangsi Belanda yang sudah direstorasi," katanya.

Etape pertama Siak-Mempura-Dayun-Siak itu akan dilalui dengan dua lap dengan panjang perjalanan 128 Kilometer. Etape kedua Siak-Bungaraya-Sungai Apit-Siak panjang perjalanan 114 Km.

Etape ketiga Siak-Dayun-Buatan-Siak dua Lap dengan panjang perjalanan 160 Km. Terakhir etape keempat Siak City Race dengan delapan lap panjang perjalanan 140 Km.

"Total panjang etape untuk tahun ini, sepanjang 542 Km," ungkapnya.

Informasi terbaru katanya akan ada 16 negera yang akan mengikuti iven ini. Diantaranya Indonesia,Malaysia,Slovenia, Singapura, Kamboja, Filipina, Australia, Selandia Baru, Belanda, Jepang, Perancis, Spanyol, Filipina, Mongolia, Iran dan Rusia.

Oleh sebab itu Basriansyah, mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya masyarakat Siak, untuk bersama-bersama meriahkan Iven tahunan Internasional TdSi. "Mari bersama sama kita ramaikan, event tahunan ini. Karena banyak kegiatan dan hadiah menarik kita berikan kepada masyarakat," tukasnya.(adv)

Baca juga: Jelang Tour de Siak, Bupati berdoa hujan turun hilangkan asap

Baca juga: 10 negara bakal partisipasi di Tour de Siak
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar