Padamkan kebakaran di Siak, Tim Sinar Mas seminggu lebih tak pulang

id sinar mas, karhutla siak, siak

Padamkan kebakaran di Siak, Tim Sinar Mas seminggu lebih tak pulang

TAC dan RPK APP Sinar Mas melakukan pemadaman dan pendinginan di lahan terbakar Desa Rawang Air Putih, Kabupaten Siak. (Istimewa)

Siak, Riau (ANTARA) - Kebakaran hutan dan lahan melanda Provinsi Riau beberapa pekan ini termasuk juga di dalamnya Kabupaten Siak. Segala upaya dilakukan untuk memadamkan melalui tim baik dari Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI/Polri, dan Masyarakat Peduli Api.

Tak hanya itu, pihak perusahaan juga ikut membantu seperti dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) Asia Pulp and Paper Sinar Mas. Hal tersebut salah satunya dilakukan pada kebakaran yangdiduga terjadi pada Lahan Sawit milik masyarakat di Desa Rawang Air Putih, Kabupaten Siak.

Demi menjaga agar kebakaran tak meluas dan asap tidak merusak udara, TAC dan RPK Sinar Mas bahkan tak pulang sudah selama satu minggu hingga Rabu (14/08) kemarin.Menurut Koordinator TRC dan RPK dari APP Sinar Mas, Richard, semuanya berjumlah 170 anggota.

"Sudah satu minggu lebih saya dan tim tidak pulang ke posko utama kami di Perawang dan keluarga. Kami selalu berjaga dan memadamkan api di sini," demikian Richard menyampaikan.

Apalagi dalam melakukan pemadaman, katanya cuaca panas dan hembusan angin serta areal yang terbakar merupakan kawasan gambut menambah waktu penanganan. Makanya tim satgas sampai menurunkan Helikopter Bom Air miliknya dibantu Super Puma dari Sinar Mas.

"Kami tidak tahu ini lahan siapa, biarlah pihak terkait yang menentukannya. Di samping kita membantu masyarakat dan pemerintah daerah memadamkan api yang di luar konsesi mitra perusahaan kita, sekaligus juga kita berusaha menghambat api agar tidak masuk ke kawasan mitra perusahaan kita," ujarnya.

Dikatakannya 170 orang anggota RPK dan TRC dari APP Sinar Mas dibekali lengkap dengan peralatan pompa. Selain itu juga alat berat eksavator serta Helikopter Bom Air untuk mendinginkan areal secara bergantian ketika api hampir mendekati parit batas konsesi mitranya.

Sementara itu, Kepala Manggala Agni Daops Siak, Ihsan saat dikonfirmasi tak menampik banyaknya personil regu pemadaman dari Sinar Mas yang turun ke Desa Rawang Air Putih. Menurutnya helikopter dan alat berat yang diturunkan sangat membantu memadamkan api di lahan gambut perkebunan milik warga tersebut.

"Manggala Agni selalu bertugas mengejar kepala api. Kepedulianperusahaan setempat juga sangat kita apresiasi,"kata Ihsan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Riau, Jim Gafur yang juga di lapangan mengatakan pemadaman di lokasi Desa Rawang Air Putih dilakukan secara sinergi tim darat dan udara. Tim darat terdiri dari BPBD dan Siak, Manggala Agni Da Ops Siak, TNI, Polri, Perusahaan PT BKM, RML dan TKWL.

"Tim Udara mendukung bom air. Dua Helikopter BNPB , dan empat Heli Sinar Mas. Kondisi saat ini asap sudah jauh menurun dikarenakan tadi juga turun hujan di lokasi. Saat ini tim darat masih melakukan upaya pendinginan," katanya, Kamis.

Upaya pemadaman darat selain pompa pemadam, kata dia juga menggunakan alat berat untuk membuat embung dan menyekat lahan supaya api tidak meluas. Pemerintah Kabupaten Siak lanjutnya juga sangat berperan besar melakukan upaya pemadaman dengan membantu dua unit alat berat serta mengkoordinasikan seluruh instansi terkait.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar