Jelang Idul Adha, Dinas Pertenakan Riau diminta pastikan hewan qurban bebas penyakit

id Hewan qurban Riau,idul adha 2019, kurban

Ternak Sapi (foto Antaranews)

Pekanbaru (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Riau, Sugiantomeminta Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan provinsi segera melakukan pengecekan terhadap kesehatan hewan qurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah pada 11 Agustus mendatang.

"Kita akan surati dinas perternakan untuk memastikan pertama ketersediaan hewan qurban, dan mengecek kesehatan hewan. Kita tidak ingin mendengar ternak qurban yang dipotong mengandung penyakit," kata Sugianto di Pekanbaru, Rabu.

Sugianto mengakui ketidakmampuan Riau menyuplai kebutuhan hewan qurban sendiri, mengakibatkan ternak harus didatangkan dari provinsi tetangga.

Untuk memastikan hewan qurban yang masuk ke Riau tidak membawa penyakit, pihaknya meminta dinas peternakan meningkatkan pengawasan.

"Kita pastikan yang dari luar masuk ke Riau bebas dari penyakit. Jangan sampai hewan-hewan ini membawa bibit jembrana dan menularkan kepada sapi-sapi yang ada di Riau. Selain itu hewan qurban dari Riau juga harus dicek kesehatannya," jelasnya.

Terkait harga hewan qurban yang naik jelang hari raya Idul Adha, menurut politisi PKB itu, kondisi tersebut merupakan hal yang biasa. Dan lonjakan itu tidak terlalu tinggi dan masih dalam batas wajar.

Sementara itu Kepala Bidang Agribinis Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Riau Nafilsonmemastikan persediaan hewan qurban di Riau pada tahun ini aman. Pihaknya akan melakukan pengecekan kesehatan hewan sepekan menjelang Idul Adha.

"Memang jumlah hewan qurban meningkat dari tahun lalu. Karena masyarakat antusias untuk berqurban. Tapi stok Alhmadulillah aman karena sebagian besar disuplai dari luar daerah yakni Sumbar dan Lampung," ujanya.

"Sepekan jelang hari raya Dinas Peternakan akan turun untuk memastikan hewan-hewan qurban bebas dari penyakit dan layak dikonsumsi," sebutnya.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar