Kodim Dumai dorong warga manfaatkan lahan tidur untuk cegah kebakaran lahan

id kodim dumai,karhutla dumai

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kedua kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (ketiga kiri) beserta Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution (ketiga kanan) meninjau kawasan bekas kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Rupat Selatan, Bengkalis, Riau, Rabu (13/3/2019). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/wsj.

Dumai (ANTARA) - Komando Distrik Militer 0320/Dumai mendorong masyarakat untuk melakukan program kewirausahaan seperti pertanian dan perikanan dengan pemanfaatan lahan tidur guna pencegahan potensi kebakaran hutan dan lahan.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0320/Dumai Kapten (Arh) M Daulay mengatakan penciptaan kewirausahaan di tengah masyarakat ini sebagai wujud dari komitmen mengatasi kebakaran lahan dan hutan, selain dengan aksi pemadaman api di lapangan.

"Untuk menekan potensi kebakaran lahandengan pencegahan, Kodim 0320/Dumai mendorong program kewirausahaan ke masyarakat dan ini dipandang efektif agar lahan kosong dimanfaatkan ke pertanian atau perikanan," katanya saat mengunjungi kelompok peternak ikan di Kecamatan Medang Kampai, Rabu.

Disebutkan, program kewirausahaan berada di kawasan berpotensi terjadi karhutla ini sekaligus menciptakan sadar lingkungan dan partisipasi peran aktif masyarakat melakukan kegiatan pencegahan kebakaran di lahan.

Persoalan karhutla terjadi rutin tahunan ini secara bertahap sudah mampu ditekan, salah satu langkah nyata dengan program kewirausahaan ini, dan berharap ke depan bisa mencegah semaksimal mungkin.

"Kita berharap juga semua pihak terkait dapat berperan aktif membantu pencegahan karhutla ini, dengan pelibatan langsung masyarakat dalam upaya pemanfaatan lahan dan membantu upaya pemadaman," sebutnya.

Untuk program awal, difokuskan pada sektor peternakan dan pertanian, terutama di tiga kecamatan prioritas di Kota Dumai, yaitu Kecamatan Medang Kampai, Sei Sembilan dan Bukit Kapur.

Melalui program kewirausahaan ini, selain meningkatkan perekonomian masyarakat, juga mampu menciptakan agen terdepan dalam upaya mencegah dan mengatasi karhutla.

Sebelumnya, Komandan Kodim 0320 Dumai Letkol Inf Horas Sitinjak menjelaskan bahwa persoalan penanggulangan bencana kebakaran lahan merupakan tanggung jawab bersama, dan berharap semua pihak lebih serius dan bersama-sama mencegah.

Status siaga darurat karhutla Kota Dumai diperpanjang mulai 1 Juni hingga 31 Oktober 2019 mendatang, dan sepanjang tahun 2019, luas areal lahan terbakar di Kota Dumai mencapai 250 hektare.

"Masyarakat dan semua instansi terkait lebih serius dan bergotong royong memberikan sosialiasi dan penyuluhan mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar," kata Dandim.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar