Siak jadi kabupaten pertama adopsi program "PINTAR" di Indonesia

id tanoto foundation,siak

Siak jadi kabupaten pertama adopsi program "PINTAR" di Indonesia

Kegiatan Tanoto Foundation di Kabupaten Siak (Foto Humas Tanoto Foundation untuk Antaranews)

Pekanbaru, (Antaranews Riau) - Sejak bermitra dengan Program PINTAR Tanoto Foundation mulai bulan Agustus 2018 yang lalu, Kabupaten Siak dan Tanoto Foundation telah melewati beberapa fase kegiatan yang sudah direncanakan secara bersama-sama dengan hasil yang memuaskan. Mulai dari kegiatan pemilihan calon Fasilitator Daerah, Pelatihan untuk Fasilitator Daerah yang sudah terpilih sampai dengan pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan disekolah-sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation di Kabupaten Siak.

Perubahan-perubahan yang terjadi disekolah sudah mulai dirasakan oleh siswa dan guru serta kepala sekolah. Mulai dari pembelajaran di kelas yang aktif, para siswa belajar berkelompok serta guru tidak lagi berceramah dalam pembelajaran, kegiatan budaya baca sudah rutin dilaksanakan dan juga kepemimpinan kepala sekolah yang mampu mengelola sekolah dengan baik dan terencana. Prestasi-prestasi ini bisa juga di akses di media social Facebook atau Facebook Group; Forum Peningkatan Kualitas Pendidikan.

Dari data jumlah pelatihan yang sudah dilaksanakan bersama Tanoto Foundation sampai akhir tahun 2018 di sekolah-sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation Kabupaten Siak, ada 3 kegiatan pelatihan besar yang telah dilaksanakan, yaitu,

1. Pelatihan Manajemen Berbasis Sekolah telah melatih 28 kepala Sekolah SD/MI dan SMP/MTs serta 4 pengawas sekolah SD/MI

2. Pelatihan Pembelajaran SD/MI telah melatih 189 guru, 19 Kepala sekolah, 2 Pengawas di 24 sekolah SD/MI

3. Pelatihan Pembelajaran SMP/MTs telah melatih 112 guru, 8 kepala sekolah, 4 pengawas di 8 sekolah SMP/MTs

4. Telah dilatih 10 orang fasilitator Daerah untuk SD/Mi dan 10 orang Fasiliator Daerah untuk SMP/MTs

Baca juga: Tanoto Foundation Latih 78 Fasilitator SD/Ml Riau

Baca juga: Ribuan Guru SD-SMP Pekanbaru Dilatih Oleh Tanoto Foundation


Menyingkapi hasil positif yang sudah diraih ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak telah berkoordinasi dengan pihak Tanoto Foudation untuk menyebarluaskan (Adopsi) program PINTAR Tanoto Foundation ke kecamatan lainnya yang belum menerima program PINTAR Tanoto Foundation. Implementasi pelatihan dilakukan dengan pembiayaan secara mandiri melalui anggaran dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dengan subjek peningkatan mutu pendidik.

Kecamatan yang pertama akan mendapatkan pelatihan ini adalah Kecamatan Kandis. Bahan Pelatihan (Modul) yang diambil adalah Modul 1 Manajemen Berbasis Sekolah. Pelatihan ini diberikan kepada semua kepala sekolah tingkat dasar (SD/MI dan SMP/MTs) se-kecamatan Kandis yang berjumlah 55 kepala sekolah serta 6 orang pengawas yang dilaksanakan mulai tanggal 3-4 Januari 2019.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Siak yang hadir pada pembukaan kegiatan ini mengatakan, “Atas nama Kabupaten Siak mengucapkan ribuan terima kasih kepada Tanoto Foundation yang telah membantu Kabupaten Siak dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten kita ini. Harapan saya, kegiatan penyebarluasan program PINTAR ini bisa dimamfaatkan sebaik mungkin sehingga Kecamatan Kandis mampu menjalankan hasil dari pelatihan yang dilaksanakan hari ini dengan sukses”.

Kegiatan Tanoto Foundation di Kabupaten Siak (Foto Humas Tanoto Foundation untuk Antaranews)


Bapak Dendi Satria Buana selaku Koordinator Propinsi Tanoto Foundation Riau yang juga hadir pada pembukaan kegiatan pelatihan ini mengatakan,“Tanoto Foudation adalah organisasi filantropi independen yang fokus pada pendidikan. Kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui peningkatan kualitas guru, calon guru dan kepala sekolah. Kami melakukan pelatihan bagi kepala sekolah agar mereka bisa mempercepat dampak dari pendidikan berkualitas. Banyak capaian yang sudah kita lakukan bersama-sama stakeholder pendidikan di Kabupaten Siak. Saya sangat senang dengan apa yang sudah dicapai oleh Kabupaten Siak. Ini merupakan Kabupaten pertama yang meng-adopsi program PINTAR se-Indonesia. Kita turut berbangga dengan capaian dan respon dari Pemerintah Kabupaten Siak.”

Beliau juga memastikan kualitas program tetap sama seperti yang dilaksanakan di kecamatan mitra lainnya. “Untuk memastikan kualitas pelatihan ini, setiap hari selama pelatihan berlangsung akan dampingi oleh para staf ahli dan perwakilan Tanoto Foundation untuk Kabupaten Siak”, sambung Bapak Dendi di akhir sambutannya.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Siak telah berkerjasama dengan Tanoto Foundation dalam peningkatan kualitas pendidikan melalui pelatihan guru, kepala sekolah dan komite sekolah. Bentuk kerjasama yang dilakukan adalah penyediaan sumber daya manusia untuk dilatih, penyediaan modul pelatihan dan advokasi perencanaan alokasi dana pendidikan secara terstruktur, efektif dan efisien. Jumlah sekolah mitra Program PINTAR di Kabupaten Siak baik SD/MI dan SMP/MTs adalah 28 sekolah. Sekolah-sekolah ini akan menjadi model dimana praktik-praktik terbaik dari pelatihan yang didapatkan dari Tanoto Foundation. Sekolah-sekolah ini tersebar di daerah perkotaan dan daerah diluar perkotaan sehingga bisa menjadi tempat belajar bagi sekolah-sekolah lain.

Sesuai dengan misi program PINTAR yaitu mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang fokus pada pemenuhan kebutuhan siswa dan meningkatkan budaya baca disekolah akan berdampak positif ada proses belajar mengajar secara keseluruhan. Tahun 2018, Tanoto Foundation telah bekerja di 14 Kabupaten yang tersebar di 5 (Lima) propinsi di Indonesia yaitu, Propinsi Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Timur, dan Jawa Tengah. (rls)

Baca juga: Tanoto Foundation Bedah 31 Perpustakaan Program