Atlet Bulu Tangkis Ganda Putra Indonesia Fajar-Rian Raih Gelar Juara Di India

id atlet bulu, tangkis ganda, putra indonesia, fajar-rian raih, gelar juara, di india

Istimewa

Jakarta,(Antarariau.com) - Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meraih gelar juara dalam kejuaraan Syed Modi International di Lucknow, India, Minggu, setelah mengalahkan pasangan tuan rumah Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Fajar/Rian, seperti dipantau Antara di Jakarta dari situs resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), menang atas Rankireddy/Shetty dalam dua gim langsung 21-11, 22-20 selama 38 menit permainan putaran final turnamen tingkat Super 300 itu.

Kemenangan di Lucknow itu menjadi kemenangan kedua Fajar/Rian atas pasangan India peringkat 19 dunia tersebut. Sebelumnya, pada turnamen Indonesia Terbuka 2017, ganda Indonesia peringkat tujuh dunia itu menang dua gim atas Rankireddy/Shetty 21-9, 21-19.

"Pasangan India punya pukulan serangan yang kuat dan kencang. Kami harus mewaspadai itu," kata Rian dalam situs resmi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) seusai menang pada laga semifinal.

Sebelumnya, pada laga semifinal, Fajar/Rian menyingkirkan pasangan Rusia Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dalam dua gim langsung 21-14, 27-25 selama 43 menit permainan.

Gelar juara dalam turnamen Syed Modi International itu menjadi gelar kedua ganda Fajar/Rian pada 2018 setelah merebut gelar juara pada turnamen Malaysia Masters 2018.

Indonesia hanya meraih satu gelar dalam turnamen Syed Modi International 2018 itu setelah pasangan ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari takluk dari pasangan China Ou Xuanyi/Feng Xueying.

Rinov/Pitha sebagai pasangan unggulan empat dalam turnamen berhadiah total 150 ribu dolar AS itu kalah dalam dua gim dari pasangan Ou/Feng yang menempati peringkat 169 pada laga final.

Sebelumnya, pada laga semifinal, Rinov/Pitha mengalahkan sesama pasangan campuran Indonesia Alfian Eko Prasetya/Marsheilla Gischa Islami 7-21, 21-13, 21-14.
Pewarta :
Editor: Vera Lusiana
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar