Ratusan WNI Ditahan Di LP Hong Kong Atas Tindak Kriminal

id ratusan wni, ditahan di, lp hong, kong atas, tindak kriminal

Ratusan WNI Ditahan Di LP Hong Kong Atas Tindak Kriminal

Hong Kong (Antarariau.com)- Sebanyak 139 orang warga negara Indonesia (WNI) ditahan di lembaga pemasyarakatan wilayah Otonomi Khusus Hong Kong karena terlibat dalam berbagai tindak kriminal.

"Saat ini ada 139 saudara kita yang berada di penjara. Karena itu, kenali hukum dan jauhkan hukuman atau agar kita terhindar dari pelanggaran hukum," kata Konsul Kejaksaan KJRI Hong Kong Sri Kuncoro di Hong Kong dalam edukasinya pada Buruh Migran Indonesia (BMI) pada Panggung Merah Putih 2016, Minggu.

Kepada Antara, ia menambahkan ke-139 WNI yang ditahan karena tindak kriminal antara lain narkoba, pencurian, dokumen palsu, dan pelanggaran masa tinggal.

Panggung Merah Putih 2016 yang mengusung tema "Mewujudkan BMI Cerdas, Indonesia Bangga" diselenggarakan untuk menyemarakkan peringatan HUT ke-71 Republik Indonesia, dibuka dengan pengguntingan pita oleh Konjen RI di Hong Kong Chalief Akbar Tjandraningrat, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK Horas Tarihoran, dan Putri Indonesia 2016 Kezia Roslin Cikita Warou.

Selain Konsul Kejaksaan RI, Panggung Merah Putih diisi dengan sejumlah edukasi atau sosialisasi dari Konsul Imigrasi, dan Konsul Bea Cukai untuk mengingatkan para BMI agar mematuhi segala ketentuan yang berlaku baik aturan yang diterapkan Pemerintah Wilayah Otoritas Hong Kong maupun Indonesia terkait BMI.

Konsul Imigrasi Imik Eko Putra mengatakan, ingat "KELUARGA" pasti aman. KELUARGA adalah Ketentuan Bea Cukai, Luangkan waktu untuk up date peraturan agar berhati-hati, Gaul dengan teman-teman, sehingga saat akan mengirim barang,"

Sedangkan Konsul Imigrasi KJRI Hong Kong Andry Indrady mengingatkan para BMI untuk menjaga paspornya. "Jangan hilang, jangan digadaikan. Jagalah paspor kalian, seperti kalian menjaga diri sendiri," katanya.

Edukasi dan sosialisasi juga disampaikan setiap Perwakilan BUMN RI di Hong Kong seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Jabar, PT Pegadaian, Telkom Internasional (Telin) dan Garuda Indonesia.

Para pelaku perbankan mengingatkan BMI untuk menabung dan mengirimkan uang melalui bank karena aman, murah dan cepat. Sedangkan OJK mengedukasi BMI untuk cerdas mengelola penghasilannya.

Panggung Merah Putih 2016, juga dimeriahkan penampilan sejumlah artis Ibu kota seperti pedangdut Inul Daratista, Aris "Idol", Rizki Ridho dan band Indonesia di Hong Kong "ID Talent band".

Tarian Lenggong Keraton dari Bali, peragaan busana pengantin tradisional dari berbagai daerah di Indonesia juga menyemarakkan Panggung Merah Putih tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Konjen RI Guangzhou Ratu Silvy Gayatri dan perwakilan seluruh BUMN RI di Hong Kong.