Indonesia mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Spanyol, ini penyebabnya

id Berita hari ini, berita riau antara,berita riau terbaru, bulutangkis

Indonesia mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis di Spanyol, ini penyebabnya

Ilustrasi - Ganda Putri Indonesia Greysia Polii (kiri) yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu mengembalikan kok ke ganda putri Thailand Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai pada semifinal Indonesia Open 2021 di Nusa Dua, Bali, Sabtu (27/11/2021). (ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI/wpa/hp.)

Jakarta (ANTARA) - Timnas bulu tangkis Indonesia mengeluarkan keputusan mundur dari turnamen Kejuaraan Dunia 2021 yang rencananya berlangsung di Huelva, Spanyol pada 12-19 Desember mendatang.

Menurut informasi dari Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, keputusan tersebut diambil langsung oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna dengan alasan keamanan dan keselamatan timnas di tengah merebaknya penyebaran varian baru virus COVID-19 Omicron.

Baca juga: Greysia/Apriyani berhasil lolos dari Grup A menuju semifinal WTF 2021

"Keputusan menarik diri tim bulu tangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia ini sudah disetujui oleh Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna," tutur Alex dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu.

Keputusan besar ini diambil setelah melalui pembahasan dan masukan dari pengurus, pelatih, dan Kabid Binpres Rionnya Mainaky. Mereka menilai penyebaran varian Omicron tidak menentu sehingga menjadi alasan utamanya di balik penarikan diri ini.

Masukan itu juga tak lepas dari peringatan pemerintah pada kondisi terkini dari penyebaran varian virus Omicron, sehingga kesehatan dan keselamatan para atlet harus menjadi prioritas.

Baca juga: Dua wakil Indonesia hadapi lawan cukup tangguh di semifinal WTF 2021

"Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan dan kesehatan atlet lebih utama. Para pemain juga sudah kami ajak berdiskusi dan mereka setuju untuk menarik diri dari Kejuaraan Dunia," kata Rionny.

Dengan keputusan mundur tersebut, maka Indonesia Badminton Festival (IBF) 2021 di Bali pada 16 November-5 Desember lalu menjadi turnamen terakhir yang diikuti timnas di tahun ini, dan selanjutnya akan langsung bersiap menyambut turnamen di tahun 2022.

Sebelumnya PBSI akan mengirimkan 13 wakilnya ke turnamen yang secara resmi bernama BWF World Championship 2021 itu, yang terdiri dari:

Tunggal putra:

Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito.

Tunggal putri:

Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan.

Ganda putra:

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muh. Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Ganda putri:

Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Ganda campuran:

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, dan Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati.

Baca juga: Kembalinya Piala Thomas ke Indonesia, keren.

Baca juga: Legenda bulutangkis sayangkan Merah Putih tak dikibarkan di Piala Thomas


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021