Dubes Prancis diusir dari negara Belarus

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, Belarus

Dubes Prancis diusir dari negara Belarus

Arsip foto - Pendukung oposisi mengibarkan bendera sejarah putih-merah-putih Belarus di depan penegak hukum dalam rapat umum yang menuntut pengunduran diri Presiden Belarus Alexander Lukashenko lebih dari sebulan setelah pemilihan presiden yang disengketakan di Minsk, Belarus, September 2020. (ANTARA/HO)

Paris (ANTARA) - Duta besar Prancis telah diperintahkan pergi dari Belarus dan dia telah meninggalkan negara tersebut, lapor Kantor Berita Prancis AFP pada Minggu (17/10) mengutip kedutaan besar Prancis di Minsk.

Pihaknya tidak menjelaskan alasan Duta Besar Nicolas de Bouillane de Lacoste diusir. Media setempat melaporkan bahwa pemerintah di Minsk telah memanggil pulang dubesnya untuk Paris, Igor Fesenko.

Baca juga: Prancis kirimkan 688.800 dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Namun, kedubes Prancis menulis di situsnya bahwa Lacoste pada Rabu menjamu perwakilan Govori Pravdu (Tell the Truth), organisasi non-pemerintah yang baru-baru ini dilarang, termasuk bertemu salah satu pemimpinnya, Andrey Dmitriev, yang mencalonkan diri pada pilpres tahun lalu.

Kementerian Luar Negeri Belarus dan Prancis serta kedubes Prancis belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Baca juga: Tiga Migran Aljazair naas terlindas kereta di Prancis

Hubungan antara negara-negara anggota Uni Eropa dan Belarus surut sejak Presiden Alexander Lukashenko tahun lalu kembali memenangi pemilihan yang dituduh oposisi diwarnai kecurangan.

Dia menindak keras oposisi dengan menangkap semua tokoh pentingnya atau mengirim mereka ke pengasingan.

Baca juga: Inggris Raya tolak vaksin COVID-19 Valvena dari Prancis

Sumber: Reuters

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2021