Prihatin wabah virus corona, pertemuan IMF-Bank Dunia digelar secara virtual

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,corona

Prihatin wabah virus corona, pertemuan IMF-Bank Dunia digelar secara virtual

Dua lembaga multilateral telah memutuskan untuk mengadaptasi Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia 2020 dengan format virtual. (ANTARA/HO-IMF)

Washington (ANTARA) - Dana Moneter Internasional (IMF) dan Kelompok Bank Dunia mengatakan pada Selasa (3/3) bahwa kedua lembaga multilateral itu telah memutuskan untuk mengadaptasi Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia 2020 dengan format virtual.

"Seperti orang lain di seluruh dunia, kami sangat prihatin dengan situasi yang berkembang dari virus corona dan tragedi manusia di sekitarnya," kata Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva dan Presiden Kelompok Bank Dunia David Malpass dalam sebuah pernyataan bersama.

Baca juga: Inggris akui ada 51 kasus virus Corona

"Mengingat meningkatnya masalah kesehatan terkait dengan virus, manajemen IMF dan Kelompok Bank Dunia dan dewan eksekutif mereka telah sepakat untuk mengimplementasikan rencana bersama untuk mengadaptasi Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia 2020 ke dalam format virtual," bunyi pernyataan itu.

Kedua lembaga mengatakan "tujuan kami adalah untuk melayani keanggotaan kami secara efektif sambil memastikan kesehatan dan keselamatan peserta dan staf Pertemuan Musim Semi."

Pertemuan Musim Semi IMF-Bank Dunia, yang dijadwalkan 17-19 April 2020, akan membawa ribuan pejabat pemerintah, pebisnis, jurnalis dan perwakilan lainnya dari seluruh dunia ke kantor pusat mereka di pusat kota Washington DC.

"Kami tetap berkomitmen penuh untuk mempertahankan dialog yang produktif dengan para pemangku kepentingan kami dan akan memanfaatkan kapabilitas koneksi TI dan virtual terkait kami sepenuhnya untuk mengadakan konsultasi kebijakan penting kami dengan para anggota," tambah pernyataan itu.

Baca juga: Polisi berhasil bongkar penimbunan masker di Kota Semarang

Baca juga: Penumpang luar negeri ke Bandara Pekanbaru menurun akibat wabah corona, begini penjelasannya


Penerjemah: Apep Suhendar