Kapal Banawa Nusantara 58 dievakuasi ke Danau PLTA Koto Panjang

id KM Banawa Nusantara 58, KM Banawa Nusantara, pemkab kampar, kampar

Kapal Banawa Nusantara 58 dievakuasi ke Danau PLTA Koto Panjang

KM Banawa Nusantara 58 saat diangkut. (ANTARA/HO-Pemkab Kampar)

Bangkinang (ANTARA) - KM Banawa Nusantara 58 yang merupakan hibah dari Kemenhub RI yang telah lama tiba dan tambat di Sungai Kampar tepatnya di Bawah Jembatan Bangkinang Water Front City di Areal Bangkinang Riverside dievakuasi ke Danau PLTA Koto Panjang, Jumat (28/2)

Evakuasi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Kampar dan Sekda Kampar beberapa waktu lalu ketika meninjau kapal tersebut. Kapal ini akan dimanfaatkan untuk melayani Pariwisata di areal PLTA koto panjang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kampar Mahadi saat dikonfirmasi. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa sesuai dengan rencana awal bahwa kapal ini akan dimanfaatkan untuk transportasi air di PLTA Koto panjang, namun setelah beberapa bulan kedatangan kapal ini, baru sekarang dapat kita evakuasi" Kata Mahadi.

Evakuasi kapal ini telah dilakukan persiapan selama dua hari, Insyaallah akan tiba di PLTA koto panjang pada malam ini dengan menggunakan mobil terado dengan dua unit crane, tambah Mahadi.

Sementara itu, Zulia Dharma Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dalam pernyataannya menyatakan bahwa kapal tersebut akan dimanfaatkan sebagai sarana transportasi wisata air di Waduk PLTA Koto panjang, untuk sementara dibawa ke PLTA dulu. Untuk operasional dibicarakan nanti," kata Zulia Dharma.

"Alhamdulillah, semoga dengan adanya kapal Banawa Nusantara 58 di kawasan Danau PLTA Koto Panjang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Kampar serta dapat meningkatkan pendapatan masyarakat tempatan. Aamiin," kata Zulia Dharma.

Baca juga: ACT Riau beri edukasi parenting dan distribusi pakaian bayi di Puskesmas Kampar

Baca juga: Menristek dukung PTPN V optimalkan listrik dari limbah sawit


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar