FAA larang beroperasi penerbangan di atas wilayah Irak dan Iran pasca serangan rudal

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,FAA

FAA larang beroperasi penerbangan di atas wilayah Irak dan Iran pasca serangan rudal

Ilustrasi FAA (Antaranews)

Washington (ANTARA) - Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mengatakan pihaknya akan melarang pesawat AS beroperasi di atas wilayah udara Irak, Iran, Teluk Oman dan sejumlah perairan antara Iran dan Arab Saudi pasca terjadinya serangan rudal oleh Iran terhadap pasukan pimpinan AS di Irak.

Teheran menembakkan belasan rudal balistik dari wilayah Iran terhadap sedikitnya dua pangkalan militer Irak, yang menampung personel koalisi pimpinan AS, menurut militer Amerika Serikat, Selasa.

Baca juga: Tentara Jerman di Erbil Irak dalam kondisi aman pasca serangan roket Iran

FAA menyebutkan pihaknya mengeluarkan larangan tersebut "lantaran peningkatan aksi militer dan juga ketegangan politik di Timur Tengah, yang tanpa sengaja berisiko terhadap operasi penerbangan sipil AS."

Sejumlah maskapai non-AS melintas di atas wilayah Irak dan Iran pada saat itu, menurut data FlightRadar24. Mereka tidak langsung berimbas oleh larangan FAA, namun regulator asing dan nasional mereka biasanya mempertimbangkan imbauan AS secara hati-hati ketika memutuskan tujuan penerbangan.

Sebelumnya, FAA sudah melarang pesawat AS terbang di bawah 26.000 kaki di atas Irak dan terbang di atas wilayah udara Iran, di atas Teluk dan Teluk Oman sejak Iran menembak jatuh pesawat nirawak AS Juni lalu.

Sementara itu, Singapore Airlines Ltd menyebutkan pasca serangan tersebut bahwa semua penerbangan mereka akan dialihkan dari wilayah udara Iran.

Baca juga: Pejabat AS sebut sejumlah serangan roket hantam beberapa lokasi di Irak

Baca juga: Bertemu Panglima TNI, Menlu RI Retno Marsudi bahas evakuasi ratusan WNI dari Iran


Sumber: Reuters

Penerjemah: Asri Mayang Sari