TNI AU latih peserta SMN program bela negara

id SMN, BUMN, bela negara, TNI AU,SMN Riau, SMN Riau 2019, SMN 2019

23 Siswa Mengenal Nusantara asal Daerah Istimewa Yogyakarta berfoto bersama Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama Ronny Irianto Moningka di Pekanbaru, Rabu (14/8/2019). Peserta SMN mendapat materi program bela negara sebagai bagian salah satu program SMN di Riau. (Anggi Romadhoni)

Pekanbaru (ANTARA) - TNI AU dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Kota Pekanbaru memberikan pelatihan program bela negara kepada 23 siswa siswi SMA sederajat asal Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang tergabung dalam program siswa mengenal nusantara (SMN) tahun 2019.

Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningka di Pekanbaru, Rabu, mengatakan program yang diberikan selama satu hari tersebut diharapkan menumbuhkan rasa cinta peserta kepada bangsa.

"Semoga program ini membentuk generasi muda dengan kemampuan bela negara, memahami Pancasila, sadar Bhineka Tunggal Ika hingga terwujud kader bangsa yang handal dan militan," katanya.

Ronny mengatakan bahwa saat ini generasi muda Indonesia dihadapkan dengan tantangan begitu besar, terutama menghadapi revolusi industri 4.0. Ia menjelaskan revolusi industri memberikan dampak positif, namun di sisi lainnya memberikan pengaruh negatif.

Seperti misalnya masuknya budaya asing, keberadaan media sosial yang tak terbatas, hingga ancaman narkoba.

"Kalau kita lihat sekarang revolusi industri 4.0. Selain itu, budaya asing juga (berikan pengaruh) negatif. Narkoba, medsos yang perlu diwaspadai adik-adik," ujarnya.

Untuk itu, dia menegaskan bahwa program SMN yang digulirkan oleh Kementerian BUMN, dengan diantaranya diberikan pemahaman bela negara dapat menjadi solusi mencegah pengaruh hal-hal bersifat negatif itu.

Sebanyak 23 siswa SMA sederajat, termasuk tiga diantaranya merupakan siswa berkebutuhan khusus asal DIY tiba di Kota Pekanbaru pada Selasa (14/8). Mereka akan berada di Riau selama sepekan mendatang untuk mempelajari budaya, seni, dan kehidupan masyarakat Bumi Lancang Kuning tersebut.

Di hari pertama kegiatan SMN diisi dengan program Bela Negara yang setiap tahun dilaksanakan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Baca juga: Syamsuar sambut 23 peserta SMN asal Yogyakarta dengan celetukan 'Riau sedikit panas'

SMN adalah bagian dari program BUMN Hadir Untuk Negeri yang dilakukan setiap tahun dalam rangka lebih memperkenalkan Nusantara kepada pelajar SMA sederajat.

SMN ditujukan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta Tanah Air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

SMN 2019 di Riau sendiri selenggarakan oleh tiga BUMN yakni PT Hutama Karya, PT Perkebunan Nusantara V dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Baca juga: Gubernur Riau lepas 30 peserta SMN ke Yogyakarta

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar