Pemprov Riau gencarkan lagi imbauan OPD dan BUMD untuk berzakat

id BAznas Riau,berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara

Baznas Provinsi Riau (FOTO ANTARA/HO-antarariau.com)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Riau kini menggencarkan lagi imbauan pada Aparatur Sipil Nasional (ASN) pada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan karyawan BUMD di daerah itu untuk berzakat.

"Imbauan tersebut terus digencarkan terkait masih banyak OPD dan BUMD di lingkungan Pemerintahan Provinsi Riau yang belum membayar zakat," kata Wakil Gubernur Provinsi Riau Edy Natar Nasution, di Pekanbaru, Senin.

Baca juga: BAZNAS Riau raih Akreditasi A Syariah 2019

Menurut dia, setiap saat OPD dan BUMD perlu terus diingatkan agar mengindahkan Instruksi Gubernur Riau Nomor 1 tahun 2019, Tentang pengumpulan Zakat Penghasilan (Profesi) ASN dan karyawan BUMD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Ia mengatakan, zakat adalah kewajiban jadi bukan hanya sekadar mengimbau untuk membayar zakat, tetapi lebih mengajak ASN melakukan sesuatu yang menjadi tanggung jawab bersama.

"Imbauan berzakat dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan zakat profesi ASN dan karyawan BUMD di lingkup Pemprov Riau, berdasarkan Undang-Undang 23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2014 Tetang Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Kementerian/Lembaga, Sekretariat Jenderal Lembaga Negara, Sekretariat Jenderal Komisi Negara, Pemda, BUMN, BUMD melalui Badan Amil Zakat Nasional," katanya.

Ia menekankan bahwa imbauan Pemrov Riau tersebut sekaligus dalam upaya melaksanakan Peraturan Daerah Provinsi Riau Nomor 2 tahun 2009, tentang pengelolaan zakat yang dinilai masih kurang maksimal.

Wakil Komisioner IV BAZNAS Provinsi Riau Dr Yahanan MSy menjelaskan keutamaan zakat dalam kehidupan adalah zakat bagian dari Rukun Islam.

"Banyak ayat yang berkaitan dengan zakat dan sering diulang-ulang dan tidak boleh bosan, harus terus disyiarkan, agar seluruh masyarakat terutama ASN dapat menyalurkan zakatnya lebih baik lagi, dan dana zakat yang di kumpul akan dikelola bersama untuk kepentingan umat di provinsi ini," katanya.

Zakat, katanya lagi, diyakini mampu mengentaskan kemiskinan sehingga warga daerah ini yang sudah mampu diharapkan bisa menyisihkan sebagian hartanya untuk mereka.

Baca juga: Baznas Riau Sudah Salurkan Zakat Rp7,6 Miliar Tahun ini, Rp3 Juta per KK

Baca juga: Antisipasi kecurangan, Baznas Riau minta dukungan Polda


Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar