China, Australia janji tingkatkan pertukaran bilateral, akui pentingnya hubungan

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, China-Australia

China, Australia janji tingkatkan pertukaran bilateral, akui pentingnya hubungan

Perdana Menteri China Li Qiang (kanan) dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (kiri). (Xinhua)

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri China Li Qiang dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pada Kamis (7/9) di Jakarta berjanji akan meningkatkan pertukaran bilateral.

Mereka juga menyepakati pentingnya hubungan antara kedua negara.

Kedua pemimpin tersebut bertemu di sela-sela sejumlah pertemuan para pemimpin tentang kerja sama Asia Timur yang digelar di Jakarta, yaitu KTT Ke-26 ASEAN-China, KTT Ke-26 ASEAN Plus Tiga, dan KTT ke-18 Asia Timur. Perhelatan itu juga merupakan pertemuan perdana mereka.

China siap menjalin kerja sama dengan Australia untuk memulai dan melanjutkan kembali pertukaran bilateral di berbagai bidang, kata Li.

Hubungan China-Australia, ungkap Li, telah mempertahankan momentum peningkatan yang positif berkat upaya bersama dari kedua pihak selama setahun terakhir.

(Xinhua)

Li juga menyampaikan bahwa hubungan China-Australia yang baik dan stabil melayani kepentingan mendasar dan aspirasi bersama masyarakat dari kedua negara

Sementara itu, Albanese menuturkan bahwa hubungan Australia-China sangat penting.

Dia mengatakan pihak Australia merasa terdorong oleh kemajuan hubungan bilateral kedua negara.

Australia siap memajukan dialog dan pertukaran dengan China berbasis semangat saling menghormati, memperdalam kerja sama dalam sejumlah bidang seperti ekonomi dan perdagangan.

Selain itu, tambah Albanese, Australia siap memperluas pertukaran antarmasyarakat dan budaya, serta mengelola perbedaan dengan baik, agar membangun hubungan yang stabil dan konstruktif antara kedua negara.

Baca juga: PM China Li Qiang puji RI berkontribusi signifikan dalam kemakmuran kawasan

Baca juga: PM Li Qiang: China dan ASEAN ambil tindakan nyata jaga stabilitas kawasan