Gubri resmikan fasilitas ICU dan isolasi COVID-19 RS Pertamina Dumai

id Gubernur Riau, Rs Pertamina Dumai, COVID-19 Dumai,ubahlaku,Dumai, gubri dumai

Gubri resmikan fasilitas ICU dan isolasi COVID-19 RS Pertamina Dumai

Gubernur Riau. (ANTARA/HO-Pemrov Riau).

Dumai (ANTARA) - Gubernur Riau Syamsuar kembali meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 massal di Kota Dumai, sekaligus meresmikan isolasi COVID-19 dan Upgrading Fasilitas ICU di RS Pertamina Dumai, Senin.

Gubri Syamsuar juga menyerahkan bantuan BHP High Flow Nasal Cannula (HFNC) atau alat untuk meningkatkan parameter klinis dan dispnea (sesak nafas) bagi 3 RS di Kota Dumai.

Tiga RS itu, yakni RSUD Kota Dumai menerima sebanyak 6 unit, RS Pertamina Dumai 4 unit, dan RS Bhayangkara menerima 2 unit HFNC.

Dikatakan Syamsuar, terkait penanganan COVID-19 di Kota Dumai, terjadi peningkatan kasus yang membutuhkan pelayanan isolasi dan ICU, karena RSUD Dumai dan RS Pertamina Dumai sudah melebihi ketersediaan tempat tidur Isolasi dan ICU.

"PT Pertamina Medica yang membawahi RS Pertamina Dumai menyanggupi tambahan 40 tempat tidur isolasi dan 10 tempat tidur ICU, dan siap dioperasikan mulai hari ini," kata Syamsuar.

Sementara, Walikota Dumai Paisal mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Riau dalam kegiatan peresmian ruang isolasi dan ICU di RS Pertamina Dumai, sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan bagi tiga rumah sakit.

"Semoga dengan peresmian ini upaya kita semua dalam penanganan COVID-19 menjadi lebih baik," kata Paisal.

Dalam kegiatan kunjungan kerja di Dumai, Gubernur Syamsuar dan rombongan meninjau pelaksanaan vaksin di salah satu mall dan beberapa lokasi guna melihat sejauh mana perkembangan antisipasi kenaikan jumlah Kasus COVID-19 di Riau khususnya di Kota Dumai.

Usai mendengar pemaparan Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira terkait penanganan COVID-19, Gubri Syamsuar dan Walikota Dumai Paisal lakukan pemotongan pita tanda diresmikan fasilitas ICU dan Isolasi COVID-19 di RS Pertamina Dumai.

Data COVID-19 Dumai pada Minggu (13/06) terdapat penambahan 18 kasus positif, dengan 5 kasus menjalani perawatan di RS dan 13 kasus menjalani isolasi mandiri, pasien dinyatakan sembuh sebanyak 37 orang. Diumumkan juga 1 pasien terpapar COVID-19 meninggal dunia.

Sehingga total akumulasi saat ini 6.090 kasus positif dengan rincian 5.615 orang sembuh, 363 orang dalam perawatan (331 orang isolasi mandiri, 32 dirawat di RS) dan 112 orang meninggal dunia.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar