Jangan intip! Ada toilet umum terlihat tembus pandang di taman Tokyo

id Berita hari ini, berita riau terbaru, berita riau antara, transparan

Jangan intip! Ada toilet umum terlihat tembus pandang di taman Tokyo

Toilet transparan di taman Tokyo (Philip FONG AFP/File)

Jakarta (ANTARA) - Luas, bersih dan hampir tembus pandang, toilet umum yang unik dibangun di taman Tokyo, Jepang, tapi untungnya dinding berubah jadi buram ketika Anda mengunci pintunya.

Saat sedang tidak dipakai, tiga toilet umum ini terlihat tembus pandang, dengan kaca warna ungu untuk toilet pria, merah muda untuk toilet perempuan dan warna kuning untuk toilet yang bisa dipakai difabel atau orangtua yang ingin mengganti popok bayi.

Baca juga: Ditemukan "Jubah Tembus Pandang" seharga Rp1,2 juta

Dinding kaca menjadi transparan berkat arus listrik yang mengalir. Ketika pintu dikunci, arus listrik terputus sehingga pengguna toilet bisa buang hajat tanpa takut dilihat dari luar. Ini artinya pengguna toilet tak perlu takut bisa diintip jika listrik tiba-tiba terputus.

Dilansir AFP, toilet transparan ini bagian dari proyek Nippon Foundation yang menugaskan sejumlah arsitek terkemuka untuk merancang ulang fasilitas umum.

Toilet transparan di Yoyogi Fukamachi Mini Park adalah karya arsitek Shigeru Ban yang ingin mengatasi beberapa kekhawatiran orang mengenai toilet umum, kata pejabat komunikasi Nippon Foundation Kana Saji.

"Dengan membuat toilet tembus pandang, kita bisa mengurangi kekhawatiran orang tentang kebersihan, juga keamanan, karena kau bisa lihat tidak ada orang yang bersembunyi di dalamnya," katanya kepada AFP.

Dan salah satu warga setempat, Masataka Tsuchigami (55) mengatakan dia percaya kepada teknologi di balik dinding transparan, dan tidak khawatir dunia tiba-tiba bisa melihatnya buang hajat di dalam toilet.

"Jika skenario terburuk terjadi, takkan parah-parah amat, kita semua kan lahir tanpa busana!"

Baca juga: Sweater Tembus Pandang Calvin Klein Dijual Seharga 2.000 USD

Penerjemah: Nanien Yuniar

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar