Bawaslu Bengkalis usulkan tambah anggaran APD untuk petugas pengawas Pilkada 2020

id Bawaslu Bengkalis,pilkada bengkalis, KPU Bengkalis, bengkalis,bawaslu, corona bengkalis

Bawaslu Bengkalis usulkan tambah anggaran APD untuk petugas pengawas Pilkada 2020

Ketua Bawaslu Bengkalis Mukhlasin

Bengkalis (ANTARA) - Pada pelaksanaan Pemilihaan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkalis 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat mengusulkan penambahan anggaran untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 untuk petugas pengawas.

"Kita sudah ajukan untuk penambahan anggaran kita dalam pelaksanaan Pilkada mendatang. Usulan ini terkait keperluan APD untuk penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada ini," Ketua Bawaslu Bengkalis Mukhlasin, Sabtu (27/6).

Menurut dia, usulan penambahan anggaran ini sudah disampaikan kepada pemerintah Bengkalis melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan menunggu usulan tersebut disetujui

Hal yang sama diungkap Komisioner BawasluKabupaten Bengkalis divisi penindakan dan Pelanggaran M Harry Rubianto. Menurut Hary, usulan penambahan anggaran yang disampaikan sekitar 500 juta rupiah untuk keperluan APD petugas pengawas di lapangan.

Sementara untuk penambahan anggaran terkait adanya penambahan TPS yang berimbas penambahan pengawas lapangan sejauh ini masih tercukupi dengan anggaran yang sudah tercantum pada NPHD sebelumnya. Dimana pada NPHD sebelumnya anggaran Bawaslu Bengkalis sebesar Rp10 miliar.

"Intinya terkait penambahan anggaran kita usulkan hanya untuk kelengkapan Protokol Kesehatan saja. Usulan yang kita minta tidak berupa anggaran, bisa juga berupa barang kelengkapan protokol kesehatan," tandasnya.

Baca juga: Bawaslu Riau susun strategi pengawasan Pilkada saat pandemi COVID-19

Baca juga: Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo positif COVID-19

Baca juga: Disinyalir kampanye, Bawaslu Dumai panggil seorang ASN berbagi takjil