Bupati Siak dorong warga miskin ikut bimbel dan SNMPTN setelah lulus diberi beasiswa

id bupati siak, alfedri, berita siak

Bupati Siak dorong warga miskin ikut bimbel dan SNMPTN setelah lulus diberi beasiswa

Bupati Siak, Alfedri (berpeci). (ANTARA/HO-Pemkab Siak)

Siak (ANTARA) - Bupati SiakAlfedri mengubah mekanisme pemberian beasiswa dengan mendorong pelajar kurang mampu untuk mengikuti bimbingan belajar dan seleksi penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri dan jika lulus dibiayai kuliahnya hingga meraih gelar sarjana.

"Banyak anak-anak kita yang tidak mau ikut SNMPTN selama ini karena orang tua mereka tidak punya uang. Ini sekarang yang saya dorong bagaimana anak-anak warga miskin di Siak ini jadi sarjana," kata Bupati Siak, Alfedri.

Alfedri menyadari, anak-anak dari kalangan keluarga miskin juga banyak yang cerdas. Mereka menjalani sekolahnya dengan serba kekurangan, namun punya kemampuan secara akademik, tapi tidak punya akses ke perguruan tinggi.

Mekanisme pemberian beasiswa itu katanya akan dimulai 2020 ini karena dinilai terukur dari segi data."Inilah yang perlu kita bantu. Sebelum mereka ikut SNMPTN, mereka juga kita kasih kesempatan untuk ikut bimbel," sebut dia.

Untuk mendapatkan data akurat terhadap keluarga miskin di kampung-kampung, Alfedri sudah mulai menginstruksikan seluruh camat. Pada 2020 ini, data tersebut sudah ada dan tinggal pelaksanaan.

"Jika ada 40 anak dari keluarga miskin yang berhasil kita antarkan ke kampus setiap tahun, selama lima tahun sudah tercipta 200 sarjana," tambahnya.

Menurutnya hal ini menjadi perhatian serius dalam musyawarah rencana pembangunan. Bagaimanapun, kata dia ini harus dilaksanakan.

"Target utama tetap untuk keluarga yang tidak mampu. Kita tidak ingin anak-anak mereka tidak sampai ke kampus hanya gara-gara ketidakpunyaan uang. Ini yang jadi perubahan kita," kata dia.

Meski saat ini Virus Corona belum akan selesai dalam beberapa waktu ke depan yang bahkan belum mencapai posisi puncak, ia yakin ini akan berlalu. Oleh karena itu, menyiapkan piranti-piranti untuk mewujudkan Siak jauh lebih maju ke depan melalui pendidikan tetap harus dilaksanakan.

Baca juga: Kabar baik, pendaftaran SNMPTN 2019 diperpanjang

Baca juga: Siswa SMA di Inhu, Riau, jadi tersangka penganiaya kepala sekolah. Kok bisa?