Kericuhan di Lhokseumawe, sedikitnya delapan unit rumah dibakar

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,kericuhan

Kericuhan di Lhokseumawe, sedikitnya delapan unit rumah dibakar

​​​​​​​Sejumlah rumah warga terbakar pasca kericuhan di Lhokseumawe mengakibatkan beberapa unit rumah milik warga IKBAL ludes terbakar, Minggu (22/12/2019) malam. (ANTARA/HO)

Lhokseumawe, Aceh (ANTARA) - Sedikitnya delapan unit rumah berkonstruksi kayu di Desa Blang Lancang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Aceh, habis dilalap si jago merah, Minggu (22/12) malam.

Rumah milik warga Ikatan Keluarga Besar Blang Lancang (IKBAL) tersebut diduga dibakar sekelompok pemuda yang sebelumnya sempat terjadi kericuhan.

Baca juga: Dua mobil polisi diamuk suporter bola di Yogyakarta

Kericuhan yang menyebabkan dibakarnya beberapa unit rumah itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di saat warga sedang beristirahat.

Sekelompok pemuda yang belum diketahui berasal dari mana, datang untuk menyerang warga IKBAL. Penghuni rumah langsung lari dan mengamankan diri setelah mendengar keributan dan melihat beberapa sekelompok pemuda yang datang langsung membakar rumah milik warga IKBAL.

AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kabag Ops Kompol Adi Sofyan mengatakan atas kericuhan tersebut pihaknya mengharapkan agar warga yang terlibat kericuhan dapat menahan diri untuk menjaga keamanan yang kondusif.

"Permasalah ini dapat kita selesaikan dengan berdiskusi atau bermusyawarah, maka kami meminta warga yang terlibat bentrok dapat menahan diri," katanya.

Kemudian kata Adi, saat ini keadaan di lokasi sudah mulai kondusif dan aman kembali. Pihaknya masih terus menetralisir di tempat kejadian agar kericuhan ini tidak meluas.

"Meski begitu, personel gabungan masih terus melakukan penjagaan di lokasi tersebut. Hal itu agar tak ada lagi bentrokan, sampai melakukan pembakaran rumah kembali," kata Adi.

Belum diketahui apa penyebab dari kericuhan antar warga yang mengakibatkan beberapa unit rumah ludes terbakar.

Baca juga: Kericuhan suporter, Malaysia tak cukup minta maaf lewat Twitter

Pewarta : Dedy Syahputra