Telkomsel akan gelar dunia games league 2020, begini penjelasannya

id Telkomsel,dunia games league,game online,berita riau antara,berita riau terbaru,eSport riau

Telkomsel akan gelar dunia games league 2020, begini penjelasannya

General Manager Loyalty and Digital Brand and Communications Telkomsel Himawan Prasetyo (ketiga kiri), General Manager Games Telkomsel Auliya Ilman Fadli (kedua kanan), Indonesia eSports Manager of Tencent Agung Chaniago (paling kiri), Brand Director of Mizone Richard Panutur (kedua kiri), Brand Ambassador Dunia Games League 2020 Julie Estelle (tengah) dan Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional & Layanan Khusus Aris Subiyono saat meresmikan Dunia Games League 2020 di Jakarta, Kamis (12/12). (ANTARA/Vera Lusiana)

Pekanbaru (ANTARA) - Setelah sukses menggelar dunia games league 2019, Telkomsel kembali akan menggelar serupa liga dengan nama Dunia Games League 2020.

"Menghadapi perkembangan industri eSport di Indonesia, dunia games hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri. Melalui ajang ini kami hadirkan untuk memberikan wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport serta sebagai salah satu upaya kami untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat Indonesia," kata Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh melalui rilisnya kepada antara di Pekanbaru, Jumat.

Rachel Goh menjelaskan dunia games league 2020 dapat diikuti oleh seluruh gamer di Indonesia yang terbagi menjadi empat kategori yaitu kualifikasi amatir, kualifikasi kampus, jualifikasi pro, dan kualifikasi online dengan total hadiah yang disediakan Rp1,6 milyar.

"Layanan game online akan memerlukan standar jaringan yang sangat bagus dengan kecepatan tinggi dan latensi yang rendah. Untuk itu kami selalu meningkatkan kualitas jaringan broadband 4G LTE untuk memastikan stabilitas layanan data sehingga para gamers dapat menikmati game online dengan nyaman. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia,” tutur Rachel.

"Dunia gamesleague diikuti lebih dari 25.000 peserta terbagi lebih dari 7500 tim. Selama liga ini berlangsung kami menargetkan 1 juta online views dari lebih 2.000 pertandingan dan 2.000 jam produksi tayangan, akan menjadikan ajang ini sebagai turnamen eSport terbesar yang diadakan di Indonesia tahun ini. Melalui Dunia Games League ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang eSport," tambah Rachel.

Pada kesempatan yang sama Gaga Li, Head of E-sports PUBG Mobile for Southeast Asia mengatakan, industri esports di Indonesia sangat positif saat ini, sehingga telkomsel telah membuat langkah-langkah signifikan untuk memastikan dapat memenuhi tantangan yang kompetitif dan memenuhi janji kepada para user PUBG Mobile.

"Kami sangat senang dapat memperluas lingkup kolaborasi kami dengan Telkomsel dunia games, yang merupakan salah satu merek yang paling dikenal di Indonesia. Kerjasama strategis ini akan menjadi elemen penting dalam upaya kami untuk mendukung ekosistem esports Indonesia khususnya PUBG Mobile," imbuh Gaga Li.

Selanjutnya, Brand Director Mizone, Gistang Panutur mengatakan, eSport yang biasanya dilakukan dalam waktu yang cukup lama menuntut stamina yang baik dan pemikiran strategi yang tepat dari para gamers. Dengan demikian, Mizone sebagai minuman isotonik dapat menjadi solusi para gamers untuk meningkatkan stamina dan terus bermain mengalahkan lawan.

Gistang menjelaskan bahwa Mizone juga memiliki formula yang lengkap seperti ekstrak white tea, elektrolit dan vitamin.

"Ini dapat membantu para pecinta gaming dan eSport di Indonesia dalam meningkatkan kualitas fisik maupun mental sesuai dengan slogan Mizone yaitu “100% Badan Pikiran Mood, 100% Sabi," tuturnya.

Sebagai informaai, games yang dipertandingkan pada Dunia Games League ini adalah Player Unknown Battle Ground Mobile. Pendaftaran Dunia Game League 2020 sudah dapat diakses secara online melalui https://dgl.duniagames.co.id

Kualifikasi Amatir akan secara serentak diadakan di 122 kota dan 4 tim terbaik akan dipertandingkan di tingkat nasional untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Akhir Februari 2020. Registrasi kualifikasi amatir sudah dimulai pada awal Desember 2019 dan mulai berkompetisi pada awal Januari 2020.

Sedangkan untuk kategori Kualifikasi Kampus akan berlangsung di 64 kampus se-Indonesia dan 4 tim terbaik menuju grand final yang akan dipertandingkan bersamaan dengan grand final Dunia Games League 2020. Registrasi kualifikasi kampus akan dibuka pada awal Desember 2019.

Kualifikasi Pro akan mengundang 16 tim Esport terbaik di Indonesia yang akan dipertandingkan mulai pertengahan Januari dan ditayangkan live di https://dgl.duniagames.co.id. Akan diambil 8 tim terbaik dari Kualifikasi Pro Dunia Games dan mereka akan dipertandingkan di tingkat nasional untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Akhir Februari 2020.

Sedangkan peserta Kualifikasi Online ditargetkan akan mencapai 1000 tim, dimana 4 tim terbaik akan mendapatkan wild card untuk memperebutkan gelar juara pada grand final yang akan berlangsung pada Akhir Februari 2020. Registrasi Kualifikasi Online Dunia Games dimulai pada awal Januari 2020 dan akan bertanding di awal Februari 2020.

Baca juga: Telkomsel gelar Oh My Gig

Baca juga: Mobile Esport, Vainglory Akan Digelar Di Jakarta


Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar