Apindo Riau nilai UMK Dumai bikin resah pengusaha, ini sebabnya

id upah minimum kota dumai,apindo riau,upah minimum provinsi riau,berita riau antara,berita riau terbaru

Apindo Riau nilai UMK Dumai  bikin resah pengusaha, ini sebabnya

ilustrasi - Dumai Sampaikan Usulan UMK (ANTARA/Abdul Razak)

Pekanbaru (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau menyatakan Upah Minimum Kota (UMK) Dumai yang naik menjadi Rp3,289 juta pada tahun 2020, dinilai terlalu tinggi dan membuat sebagian pelaku usaha di kota pelabuhan tersebut resah.

"Kenaikan upah di Dumai tertinggi, dan itu menyulitkan untuk pengusaha ritel dan jasa," kata Ketua ApindoRiau, Wijatmoko Rahtrisno di Pekanbaru, Jumat.

Ia mengatakan kenaikan UMK Dumai untuk 2020 bisa membuat pengusaha ritel dan jasa memindahkan usaha dari Dumai ke daerah lain. Kemungkinan perpindahan investasi tersebut akan menuju Bengkalis yang dekat dengan Dumai, dimana upahnya tidak terlalu tinggi.

UMK Dumai jauh lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi Riau yang telah resmi ditetapkan untuk tahun 2020 sebesar Rp2,88 juta.

"Kenaikan UMK Dumai terlalu tinggi," ujarnya.

Pada pertengahan November, Dewan Pengupahan Kota Dumai menyepakati besaran UMK setempat untuk tahun 2020 sebesar Rp3,289 juta, atau mengalami kenaikan sekitar 5,47 persen dibanding tahun 2019.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Dumai Suwandi mengatakan penetapan angka UMK tahun depan ini selanjutnya disampaikan kepada walikota untuk ditandatangani dan segera diusulkan ke pemerintah provinsi.

"Sudah diputuskan naik sekitar Rp171 ribu dibanding UMK 2019 sebesar Rp3,118 juta, dan akan kita usulkan ke Gubernur Riau setelah diteken walikota," kata Suwandi.

Ia menjelaskan dalam penetapan besaran angka upah layak bagi pekerja dan buruh swasta ini telah melalui proses pembahasan bersama DPK dengan mengacu pada pada Peraturan Pemerintah 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

Diakui dia, membahas UMK Tahun 2020 ini DPK Dumai menggelar beberapa kali menggelar rapat bersama, dan juga kunjungan kerja mencari perbandingan atau belajar ke salah satu daerah di Provinsi Kepulauan Riau.

"Pengusulan UMK Dumai tidak terlambat dan kita tertinggi dibanding kabupaten kota lain di Provinsi Riau," sebutnya.

Diharap penetapan angka UMK Dumai berjalan lancar tanpa kendala dan selanjutnya akan disosialisasikan ke seluruh perusahaan agar diterapkan dalam pemberian upah bagi pekerja atau buruh.

Baca juga: Ratusan buruh Dumai tolak penetapan UMK Rp3,289 juta

Baca juga: UMP Riau 2020 sebesar Rp2,8 juta
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar