Anies santap siang bersama 200 anak yatim piatu Kepulauan Seribu

id Kepulauan Seribu,Anies Baswedan,Makan bersama Anies,Husein Murad,Fauzi Lamboka

Anies santap siang bersama 200 anak yatim piatu Kepulauan Seribu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan makan siang bersama 200 anak yatim piatu dari Kabupaten Kepulauan Seribu di Ancol, Sabtu (14/9/2019) (ANTARA/HO/HUMAS PEMKAB KEPULAUAN SERIBU)

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyempatkan makan siang bersama 200 anak yatim piatu dari Kabupaten Kepulauan Seribu di Ancol, Sabtu (14/9) akhir pekan ini.

Makan siang itu dalam rangkaian kegiatan Lebaran Anak Yatim Piatu dan peluncuran program "berbagi piring" untuk 5.200 anak yatim se-Provinsi DKI Jakarta.

Selain Anies Baswedan, turut pula menemani anak-anak tersebut yakni Fery Farhati Baswedan dan Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad.

“Hari ini bukan yang terakhir kita makan siang bersama. Sekarang nikmati liburannya, besok saat masuk sekolah harus rajin belajar dan bekerja keras, sehingga bisa mencapai cita-cita,” kata Gubernur Anies.

Salah seorang anak asal Pulau Pari, Ayu mengungkapkan kegembiraannya dan mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Anies, karena diberikan kesempatan makan bersama yang mungkin tidak semua anak bisa merasakannya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu turut memberikan fasilitas antar jemput anak-anak tersebut selama kegiatan berlangsung. Selain makan bersama, anak-anak itu juga mendapat kesempatan menikmati wahana Sea World Ancol.

“Senang bisa jalan-jalan ke Ancol dan bisa berkunjung ke Sea World, semoga kegiatan ini ada lagi di tahun depan,” harap Ali Rohman asal Pulau Pramuka.

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan program tersebut merupakan bentuk perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada para anak yatim piatu, tidak hanya di Kepulauan Seribu, tetapi seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Gubernur ingin memberikan motivasi kepada anak-anak, bahwa keterbatasan bukan menjadi beban untuk mengapai cita-cita mereka," kata Husein.

Baca juga: Karhutla Riau - Ternyata angin dari Selatan yang sebabkan asap di Riau kian tebal

Baca juga: Karhutla Riau - Kualitas udara Riau masih buruk, Pekanbaru paling berbahaya


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar