Ribuan prajurit TNI-Polri sinergi melalui buka bareng di Lanud RSN

id TNI Polri, pemilu, buka bareng,ramadhan 2019,berita riau antara,berita riau terbaru

Ribuan prajurit TNI-Polri sinergi melalui buka bareng di Lanud RSN

Inspektur Jenderal TNI Letjen Muhammad Herindra dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menghadiri buka bersama prajurit TNI Polri buka bareng di Hanggar Charlie, Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Riau, Ahad (19/5). (Antaranews/Anggi Romadhoni)

Pekanbaru (ANTARA) - Ribuan prajurit TNI dan Polri menggelar kegiatan buka bareng di Pangkalan Militer Lanud Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Kegiatan itu turut dihadiri Inspektur Jenderal TNI Letjen Muhammad Herindra dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Hanggar Charlie, Ahad malam (19/5).

Selain itu, turut hadir Gubenur Riau Syamsuar serta unsur forum komunikasi pimpinan daerah hingga ratusan anak yatim piatu dalam kegiatan yang berlangsung dengan penuh hikmat dan kebersamaan tersebut.

Dalam sambutannya, Irjen TNI Letjen Muhammad Herindra mengapresiasi kinerja TNI Polri dalam mengamankan pelaksanaan pemilu 2019 hingga berjalan aman dan lancar.

"Terima kasih kepada TNI-Polri yang sudah mengamankan pesta demokrasi. Serta seluruh elemen masyarakat yang telah berpartisipasi dengan baik sehingga pemilu berjalan aman dan sukses. Alhamdulillah juga Riau hasilnya sudah dikirim," kata Muhammad.

Ia mengatakan pemilu 2019 ini merupakan pemilu paling rumit didunia yang tak lepas dari berbagai kecurangan bahkan menimbulkan ratusan korban jiwa. Meski begitu, dia mengatakan hendaknya kekurangan tersebut dijadikan pelajaran sehingga pelaksanaan Pemilu mendatang jauh lebih baik.

"Kekurangan yang ada tersebut hendaknya menjadi pelajaran dan kita sempurnakan agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Kita harus mempercayai proses sedang berjalan agar sistem lebih baik," ungkapnya.

Selanjutnya dirinya mengajak masyarakat, para wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih nantinya agar kembali bersatu membangun negeri ini. Dia juga mengajak kepada para pemilih agar kembali bersatu setelah pesta demokrasi ini dan bersama membangun NKRI lima tahun mendatang.

Lebih jauh, dia turut menegaskan bahwa TNI sama sekali tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan meminta masyarakat untuk percaya dengan mekanisme Pemilu yang berlangsung. "Percayakan mekanisme pemilu pada penyelenggara pemilu yang bekerja. TNI memang tidak berpolitik praktis namun demikian para prajurit TNI serta keluarga harus memiliki kesadaran berdemokrasi dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan," terangnya.

Dirinya juga mengingatkan seluruh prajurit TNI Polri sebagai aparat negara harus siap dan bersikap bijak dalam menghadapi situasi pasca pemilu.

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri perintahkan tindak tegas korporasi terlibat Karhutla!

Baca juga: Terkait foto "dua jari", Panglima TNI-Kapolri Bantah itu dukung Prabowo-Sandi
Pewarta :
Editor: Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar