Pilkada di Pekanbaru Diwarnai Hujan-TPS Tergenang

id pilkada di, pekanbaru diwarnai, hujan-tps tergenang

Pilkada di Pekanbaru Diwarnai Hujan-TPS Tergenang

Pekanbaru (Antarariau.com) - Pantauan proses "pencoblosan" Pilkada Serentak 2018 di Kota Pekanbaru diwarnai hujan sejak dini hari hingga pagi pukul 07.00 WIB, bahkan beberapa tempat pemilihan suara (TPS) setempat tergenang air.

"Di beberapa TPS seperti 04 dan 10 Kelurahan Sungai Sibam dan beberapa lokasi rendah tergenang air," kata Ketua Panwaslu Kecamatan Payung Sekaki Fahrul Rozi di Pekanbaru, Rabu.

Fahrul Rozi menjelaskan genangan bervariasi mulai dari sekadar membuat basah/becek halaman lokasi TPS hingga tergenang se mata kaki orang dewasa.

Namun, sebut dia walau kondisinya demikian para petugas KPPS di wilayah tersebut segera sigap berbenah untuk menggeser beberapa perlengkapan untuk keperluan pencoblosan.

"TPS di beberapa lokasi rendah pada Kelurahan Bandar Raya, Air Hitam Kecamatan Payung Sekaki juga tergenang, tetapi menjelang pukul 09.00 WIB, mulai surut," tambahnya.

Sementara itu Ketua KPPS TPS 14, RT5/RW5 Kelurahan Labuhbaru Barat, Payung Sekaki, Asrul mengakui hujan hingga pagi telah membuat becek halaman rumahnya yang dijadikan lokasi pencoblosan.

Namun, pihaknya tetap melaksanakan proses persiapan pemungutan suara Pilkada Riau sesuai jadwal. "Kami sudah buka proses pencoblosan pukul 07.40 WIB," ujar Asrul.

Ia menjelaskan cuaca hujan telah mempengaruhi kunjungan warga ke TPS saat pagi hari, biasanya berdasarkan pengalaman beberapa kali pemilihan, dua jam pertama jumlah warga yang datang menyalurkan suaranya sudah ramai, sepertiganya.

"Namun, hari ini dua jam pertama masih sepi baru 10 orang dari 300 jumlah Daftar Pemilih Tetap," tutur Asrul.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Pekanbaru Amiruddin Sijaya saat dimintai komentarnya mengakui ada beberapa laporan TPS yang tergenang air akibat hujan yang mengguyur sejak dini hari hingga pagi.

"Memang kami ada dapat laporan, seperti di Tampan, Bukit Raya, Tenayan," ujar Amiruddin Sijaya.

Amiruddin Sijaya menambahkan dengan kondisi ini pihaknya sudah memerintahkan agar TPS yang tergenang dilakukan pemindahan ke lokasi yang lebih aman.

"Yang penting tidak ada proses pencoblosan yang terganggu," tukasnya.