Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) Nirmala Dewi mengatakan bahwa pemain muda akan mendapat peluang lebih banyak untuk bermain di dalam tim nasional (timnas) bola basket Indonesia ke depannya.
"Dari hasil evaluasi FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Windows 3 yang lalu, kami melihat anak-anak muda memiliki potensi bagus untuk lebih banyak mengisi timnas," kata Nirmala saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan, Perbasi akan berkoordinasi dengan Badan Tim Nasional (BTN) dan jajaran pelatih, untuk mempersiapkan timnas senior lebih matang lagi.
Salah satunya adalah dengan memberikan porsi atau kesempatan lebih banyak kepada pebasket muda.
Ia menambahkan, pada kualifikasi yang lalu, timnas belum tampil 100 persen atau maksimal karena banyaknya pemain utama yang cedera.
"Memang hasil kemarin kami melihat anak-anak (skuad timnas) belum full team semua ya, sehingga tidak bermain maksimal," ujar dia.
Meski begitu, peran pemain senior bisa dimainkan dengan baik oleh para pemain yang masih sedikit pengalaman, seperti Ari Daffa, Ali Bagir, dan Julian Chalias.
Oleh karena itu, program pencarian bakat (scouting) akan lebih diperkuat untuk menyaring pemain-pemain muda yang bisa diproyeksikan untuk bermain timnas senior.
Kemungkinan, tambah Nirmala, pencarian itu akan intens dilakukan setelah keikutsertaan Indonesia di dalam SEA Games Thailand 2025, pada 9-20 Desember mendatang.
Sementara itu, pada FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Windows 3 yang lalu, skuad Garuda harus mengakui keunggulan Timnas Australia dan Korea Selatan.
Kekalahan dari kedua timnas itu membuat langkah Indonesia terhenti atau tidak lolos ke babak selanjutnya.