Tiga Penyanyi Nasional Dinobatkan Sebagai Duta Sagu

id tiga penyanyi, nasional dinobatkan, sebagai duta sagu

Tiga Penyanyi Nasional Dinobatkan Sebagai Duta Sagu

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Tiga orang penyanyi yang berasal dari berbagai wilayah nusantara yakni Melly Manuhutu, Edo Kondologit, dan Iyet Bustami dinobatkan sebagai Duta Sagu 2014 oleh Wakil Menteri Pertanian Dr Rusman Heriawan di Jakarta, Sabtu.

Melly Manuhutu dinobatkan sebagai Duta Sagu Nasional, Iyet Bustami Duta Sagu Provinsi Riau dan Edo Kondologit Duta Sagu Papua.

Acara tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Pertanian Dr Rusman Heriawan dan dihadiri Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang dalam pidatonya menyambut baik Festival Pangan Sagu Nusantara 2014 oleh Pemerintah Kabupaten Meranti, Riau dan Kabupaten Sorong, Papua.

Penyelenggaraan acara ini bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), di Parkir Selatan Gelora Senayan, Jakarta.

Festival berlangsung selama dua hari dimulai sejak Sabtu hingga Minggu (4/5).

"Animo masyarakat ternyata cukup besar untuk datang ke festival festival ini dan saya sangat bangga," kata Wakil Gubernur Riau dalam sambutannya.

Acara ini tidak saja dihadiri masyarakat umum, tapi juga para pengusaha, pejabat, kalangan artis hingga duta besar negara-negara sahabat.

Nampak hadir artis senior Titiek Puspa, Melly Manuhutu, Edo Kondologit, Iyet Bustami hingga pengacara senior Elza Syarief.

"Saya mengapresiasi dan mendukung festival ini. Saya akan dukung apa maunya Bupati Kepulauan Meranti ini (menjadikan sagu sebagai makanan pengganti beras dan hilirisasi produk sagu)," kata Arsyadjuliandi.

Ia mengatakan, untuk mendukung diversifikasi sagu atau hilirisasi produk sagu menjadi berbagai produk makanan, obat-obatan ataupun kosmetik, perlu dilibatkan tidak saja Dinas Pertanian, tapi juga Dinas Kehutanan termasuk Badan Penanaman Modal dan Promosi Daerah (BPMPD).

"Paling tidak tiga Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) ini harus saling bekerja sama," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Arsyadjuliandi mengajak para pengusaha untuk melihat peluang investasi khususnya untuk produk downstream (produk turunan) sagu.

Selama ini, kata dia, sagu belum mampu diolah dengan baik menjadi berbagai produk yang bernilai ekonomis.

Menurut dia, setakat ini sagu baru dikenal masyarakat sebagai salah satu bahan makanan, seperti mie sagu dan lainnya.

Padahal, lanjut kata dia sagu tidak saja bisa diolah menjadi berbagai produk makanan, namun juga kosmetik, obat-obatan, bahan kebutuhan industri plastik dan perekat hingga bioetanol.

"Para investor harus melihat ini sebagai suatu peluang usaha yang sangat menjanjikan," kata dia lagi.

Selama ini, kata Arsyadjuliandi, pemanfaatan sagu sebagai sumber pangan nasional masih kalah jauh dibanding beras.

Padahal menurut dia, sagu merupakan sumber pangan asli Indoensia yang persediaannya melimpah, ekonomis, dan kandungannya jauh lebih baik dari beras karena tinggi karbohidrat hingga mencapai 84,7 persen dan rendah kadar gula.