Airlangga dorong Kadin manfaatkan momentum Presidensi G20 sekaligus pelopor investasi

id Kadin Indonesia,menko airlangga,airlangga hartarto

Airlangga dorong Kadin manfaatkan momentum Presidensi G20 sekaligus pelopor investasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rapimnas KADIN Indonesia di Bali, Jumat (3/12/2021). (ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Rapimnas Kadin Indonesia 2021 mendorong Kadin Indonesia untuk memanfaatkan momentum Presidensi G20 Indonesia dan menjadi pelopor peningkatan investasi.

“Kita berharap kegiatan ini bisa mendorong transformasi ekonomi, dan Kadin Indonesia jadi pelopor agar target peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tercapai,” kata Menko Airlangga dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat.

KADIN Indonesia sebagai organisasi tuan rumah Business20 (B20) diharapkan dapat mendukung kerja sama lintas batas dan mengupayakan langkah inovatif. KADIN Indonesia juga diharapkan dapat terus melanjutkan dan memperkuat perannya, termasuk dalam mensukseskan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Bertemakan “Recover together, Recover stronger”, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi global yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyampaikan bahwa dari segi kesehatan, untuk mengantisipasi kemunculan varian baru COVID-19, Omicron, pemerintah telah mengambil langkah yakni dengan membatasi perjalanan 11 negara di Afrika.

Selain itu, kebijakan dalam negeri tentang jumlah karantina juga telah ditingkatkan dan Pemerintah mendorong vaksinasi yang ditargetkan pada kuartal I tahun 2022 untuk 208 juta sasaran telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap.

“Per 2 Desember 2021, vaksinasi dosis 1 telah mencapai 67,65 persen atau 140,9 juta dosis, dan vaksinasi dosis ke-2 telah mencapai 46,73 persen atau 97,3 juta dosis. Mulai Januari tahun 2022, pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis ketiga,” ungkapnya.

Kemudian dari sisi ekonomi, pemerintah mengedepankan kebijakan fiskal yang fleksibel, adaptif, dan responsif yang diterapkan melalui penyesuaian dan realokasi program PEN tahun 2020, 2021, dan berlanjut di tahun 2022.

Pemerintah juga telah memberikan fasilitas bagi penanaman modal berupa tax holiday untuk memberikan kemudahan berusaha bagi industri pionir. Realisasi investasi oleh para penerima fasilitas tax holiday hingga tengah tahun ini telah mencapai Rp385,8 triliun dari jumlah rencana investasi sebesar Rp716,6 triliun.

Begitu juga dengan investasi yang hingga kuartal 3 tahun 2021 realisasinya telah mencapai Rp659 triliun atau meningkat 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

“Indonesia juga memiliki keseimbangan eksternal dan internal yang kuat. Cadangan devisa kita dan nilai ekspor Indonesia tertinggi dalam sejarah. Hal ini didukung surplus neraca perdagangan secara kumulatif yang mencatatkan kenaikan tertinggi selama 10 tahun terakhir,” tutur Airlangga.