BMKG: Riau rawan puting beliung

id bmkg riau, rawan puting beliung

BMKG: Riau rawan puting beliung

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Hasil pantauan radar cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, menyimpulkan sejumlah wilayah di Riau seperti Kabupaten Bengkalis, Kampar dan Pekanbaru, hari ini rawan puting beliung.

"Cuaca yang kurang baik, mengakibatkan potensi kemunculan angin kencang di sebagian Bengkalis, Kampar dan Pekanbaru berpotensi dilanda puting beliung. Kondisi ini memang terlihat di alat radar kami," kata analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami di Pekanbaru, Rabu.

Pada umumnya, kata Sanya, arah angin yang bergerak dari Barat Daya sampai dengan Barat Laut hanya memiliki kecepatan berkisar antara 8-27 kilometer per jam.

"Namun jika seketika kondisi cuaca memburuk, maka kecepatan angin bisa mencapai lebih dari 45 kilometer per jam. Kondisi ini yang berpotensi terjadinya puting beliung di suatu wilayah Riau," katanya.

Sementara dari hasil monitoring citra satelit awan, analisa streamline dan kondisi fisik serta dinamis atmosfer, kata dia, pada umumnya cuaca di sebagian besar daratan Riau cerah hingga berawan.

"Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi hampir merata di sebagian besar wilayah Riau. Namun terkosentrasi di Riau bagian timur dan barat," kata Sanya.

Hujan ringan-sedang ini kata dia, berpotensi turun pada pagi, siang dan malam hari dan sifatnya juga berkemungkinan masih lokal dan tidak merata.

"Selanjutnya untuk pantauan terakhir satelit NOAA 18, untuk wilayah Riau masih didapati titik api tunggal yang tepatnya berada di Kabupeten Bengakalis," ujarnya.

Untuk temperatur dan kelembaban udara, kata Sanya, masih dalam kondisi normal, yakni 32-34 derajat celsius dan 95-99 persen.

"Kemudian untuk tinggi gelombang, secara umum masih berkisar 0,5-2,0 meter. Namun untuk perairan Kabupaten Indragiri Hilir, tinggi gelombang bisa mencapai 1,25-2,0 meter," demikian Sanya Gautami.