Sarpras lengkap, PT KTU komit wujudkan Siak Bebas Asap

id PT KTU, KTU Siak,Kimia Tirta Utama,siak

Sarpras lengkap, PT KTU komit wujudkan Siak Bebas Asap

Sejumlah alat pemadam "mini striker" kebakaran yang dimiliki PT KTU. (ANTARA/Bayu AA)

Siak (ANTARA) - Perusahaan Perkebunan Sawit PT Kimia Tirta Utama menyatakan komitmennya untuk mewujudkan Siak dan Riau Bebas Asap tahun 2020 dengan melengkapi sarana dan prasarana penanganan kebakaran hutan dan lahan, bahkan melebihi yang disyaratkan.

"Secara tanggungjawab sosial, kita punya komitmen mewujudkan Siak dan juga Riau bebas api 2020. Itu terlihat dari sarana dan prasarana yang kita miliki sesuai denganPeraturan Menteri Pertanian nomor 5 tahun 2018," kata Kepala Administrateur PT KTU, Achmad Zulkarnainkepada ANTARA di Siak, Rabu.

PT KTU dalam sejumlah hal bahkan melakukan lebih dari yang disyaratkan Permentan seperti mobil pemadam kebakaran yang ada dua unit dari hanya satu yang harus. Mobil operasional juga, dari dua unit berdasarkan peraturan, PT KTU menyiapkan enam mobil siaga. Sementara untuk sepeda motor sesuai persyaratan dua unit untuk setiap regu.

Kemudian ketinggian menara pantau diminta 15 meter, tapi dari lima tower milik perusahaan Grup Astra ini tingginya mencapai 25 m. Begitu juga dengan 80 lebih embung yang dimiliki dalamnya mencapai 3 m dari 2 m yang disyaratkan.

Untuk pompa air PT KTU memilki berbagai jenis yang standar hingga yang bertenaga lebih kuat. Selain itu ada juga pompa jinjing yang bisa dibawa untuk sekaligus melakukan pemadaman.

Terkait personel regu pemadam Kebakaran dikatakan Achmad pihaknya memiliki total 55 orang. Jumlah ini melebihi persyaratan di Permentan yakni 45 orang bagi perusahaan yang memiliki luas konsesi 5001-10.000 hektare. PT KTU tercatat memiliki Hak Guna Usaha seluas 7.452 ha.

Sejumlah alat pemadam kebakaran yang dimiliki PT KTU. (ANTARA/Bayu AA)


Selain itu tentunya sarana da prasarana lain mulai juga dimiliki seperti peralatan personel main pun alat lainnya untuk komunikasi maupun drone. Dimana semua item di PermentanNomor 5 itu dimiliki oleh PT KTU.

Di samping melengkapi fasilitas sendiri, perusahaan juga membangun kemitraan dengan pihak lain di daerah operasi Kecamatan Koto Gasib. PT KTU memberikan kontribusi seperti pompa ke Polsek Koto Gasib dan Masyarakat Peduli Api desa setempat juga diberi pelatihan.

Atas upaya tersebut PT KTU mendapatkan apresiasi dari Kepolisian Resor Siak. Itu karena peran aktifnya dalam upaya pemadaman karhutla, walaupun jauh di luar daerah konsesi sampai ke Tanjung Kuras dan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit,

Bahkan perusahaan juga mengajak masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarianhutan dengan cara tidak membakarnya ketika akan membuka hutan. "Mari kita jaga ekosistem bersama agarhutan tetap lestari," katanya.

Baca juga: Meski jauh dari konsesi, PT KTU ikut padamkan karhutla di Sungai Apit

Baca juga: Sempena hari kesehatan, PT KTU bakti sosial di Kotogasib


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar