Inhil dihebohkan adanya pria gantung diri di jembatan

id Gantung diri di Inhil, gantung diri di jembatan sungai gergaji Kotabaru Inhil, polres Inhil,gantung diri

Inhil dihebohkan adanya pria gantung diri di jembatan

Korban saat ditemukan tergantung di jembatan Sungai Gergaji. (ANTARA/HO-Polres Inhil)

Tembilahan (ANTARA) - Seorang laki-laki ditemukan tewas diduga akibat gantung diri di Jembatan Sungai Gergaji Kelurahan Kotabaru Reteh, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (6/1).

Pria tersebut adalah Hendri (25), seorang anahbuah kapal yang merupakan warga Jalan Inpres, Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh.

"Laporan penemuan mayat diterima Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara Bripka M. Arsyad dari masyarakat setempat yang menemukan korban dalam keadaan tergantung di Jembatan Sungai Gergaji Kelurahan Kotabaru Reteh Kecamatan Keritang," ucap Kapolres Inhil, AKBP Indra Dhuaman melalui Kepala Sub bagian Humas Polres Inhil, AKP Warno di Tembilahan, Senin.

AKP Warno mengatakan, jasad Hendri pertama kali ditemukan tergantung menggunakan kain di sebuah jembatan oleh M Ali Sandri (20) dan Robi Salam (33) sekira pukul 06.00 WIB.

Kedua saksi langsung melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian. Selanjutnya personil Polsek Keritang bersama saksi dan masyarakat sekitar menuju Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) dan melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas Kotabaru dan tenaga kesehatan UPT Puskesmas Kotabaru tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada korban.

"Setelah dilakukan visum oleh pihak Puskesmas Kotabaru, tidak ada tanda kekerasan dan ditemukan cairan sperma keluar dari kemaluan korban," jelas AKP Warno.

Saat ini, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga yang diterima oleh saudara kandung korban.

Hingga kini penyebab korban gantung diri masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Baca juga: Pemuda 19 tahun di Pekanbaru nekat gantung diri

Baca juga: Usai bercanda di Pos ronda, pemuda ini bunuh diri


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar