Pemuda 19 tahun di Pekanbaru nekat gantung diri

id gantung diri, bunuh diri

Pemuda 19 tahun di Pekanbaru nekat gantung diri

Korban saat disemayamkan di rumah duka. (ANTARA/HO-Polres Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Seorang pemuda bernama Hasnul Bulqiah (19 tahun) yang merupakan anak seorang pemilik toko kelontong ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya di Jalan Tengku Bey, Simpang Tiga, Kota Pekanbaru, Minggu (20/10).

"Belum tahu apa motif penyebabnya," kata Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhi Anda di Pekanbaru, Senin.

Budhi menjelaskan kejadian bermula pada Minggu 20 Oktober, sekitar pukul 06.30 WIB. Polresta Pekanbaru dan Polsek Bukit Raya menerima laporan saksi Herman yang merupakan karyawan di kedai harian milik orang tua korban datang untuk melakukan aktifitas berjualan, mengantarkan daging ayam pesanan konsumen.

Saat itu Herman tidak melihat korban yang biasanya sudah bangun pagi. Selanjutnya Herman naik ke lantai dua di kamar korban, kamar tersebut dalam keadaan terkunci.

Kemudian ia berusaha mengetuk kamar sambil berteriak memanggil korban.

Merasa penasaran, Herman mengambil kotak bekas tempat buah dan memanjat untuk mengintip dari ventilasi. Dari situ terlihat, korban dalam keadaan tergantung di dinding jendela kamar.

Herman memanggil kakak korban Nur Hakiki sembari memberi tahu bahwa Hasnul Bulqiah tewas gantung diri.

Kemudian Herman dan Nur Hakiki, bersama keluarga lainnya mendobrak pintu kamar dan mendapati korban dalam keadaan tergantung di leher dengan tali rafia dilapis tiga.

Sekitar pukul 08.00 WIB, pihak Polresta Pekanbaru dan Polsek Bukit Raya melakukan olah tempat kejadian perkara.

Atas kejadian itu, pihak keluarga mengaku ikhlas dengan kejadian, dan meminta untuk tidak dilakukan visum terhadap korban.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar