Komentar kejam Unai Emery, Mesut Ozil tak layak main di Arsenal

id Mesut Ozil,Unai Emery,Arsenal,Liga Inggris

Komentar kejam Unai Emery,  Mesut Ozil tak layak main di Arsenal

Ekspresi Mesut Ozil saat ditarik keluar pelatih Arsenal Unai Emery dalam pertandingan Piala Carabo lawan Nottingham Forest di Emirates Stadium, London, Inggris pada 24 September 2019.(Action Images via Reuters/TONY O'BRIEN)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih The Gunners Unai Emery mengatakan bahwa ia melihat bahwa beberapa pemain lain lebih pantas mendapatkan tempat di skuat Arsenal dibandingkan Mesut Ozil yang dianggapnya sudah lapuk dimakan usia.

Nama gelandang asal Jerman tersebut tidak dimasukkan dalam daftar 18 pemain saat The Gunners menang 4-0 atas Standard Liege di Liga Europa.

Sebelumnya, Ozil juga tidak dilibatkan ketika klub London Utara bermain imbang 1-1 melawan Manchester United pada 1 Oktober.

Emery terlihat semakin enggan memainkan mantan gelandang Real Madrid tersebut musim ini. Sejauh ini pemain berusia 30 tahun itu baru dua kali tampil dan sering diabaikan oleh pelatih asal Spanyol itu.

Ketika ditanya tentang keputusannya jarang memainkan Ozil, Emery mengungkapkan bahwa ia merasa para pemain yang ia pilih dianggap lebih layak bermain dibandingkan Ozil.

Baca juga: Kejayaan Mesut Ozil di Arsenal sudah habis

"Saya berpikir setiap saat untuk memutuskan pemain terbaik untuk setiap pertandingan dan pemain terbaik dalam skuat untuk bermain dan membantu kami," kata Emery kepada BT Sport setelah pertandingan pada Jumat (04/10).

“Ketika saya memutuskan ia (Ozil) tidak ada dalam skuat, itu karena saya pikir pemain lain lebih pantas mendapatkannya."

"Kita akan menjalani sebuah pertandingan lain pada Minggu. Dan kita akan memutuskan hal yang sama."

"Menurunkan 11 pemain terbaik untuk mencapai target kami untuk menang pada Minggu dan juga beradaptasi dalam menghadapi pertandingan sulit melawan Bournemouth. Dan bermain dengan cara kami di setiap pertandingan."

Baca juga: Klub-klub Eropa enggan pakai Ozil. Kok bisa?

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar