Dandim 0314/Inhil minta Bupati turun langsung ke lokasi Karhutla

id Kodim 0314/Inhil, andrian siregar, karlahut, sosialisasi karlahut

Dandim 0314/Inhil minta Bupati turun langsung ke lokasi Karhutla

Dandim 0314/Inhil, Letkol Inf Andrian Siregar, saat meninjau lokasi Karhutla di Kecamatan Tempuling yang berbatasan dengan PT. Surya Dumai, Desa Kuala Sebatu, Sabtu (10/8). (Dok Kodim Inhil)

Tembilahan (ANTARA) - Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0314 Indragiri Hilir (Inhil) Letkol Inf Andrian Siregar, mengharapkan Pemerintah daerah beserta jajaran turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) sebagai bentuk perhatian, tidak hanya menyerahkan kepada TNI, Polri dan BPBD saja.

“Kahutla ini adalah ancaman bagi kita semua khususnya dampak bagi kesehatan kita dan kepada masyarakat harus saling mengingatkan akan dampak dan bahaya karhutla kita dan memohon dengan selalu berdoa kepada Tuhan agar diturunkan hujan supaya karhutla dapat di atasi serta dapat mengurangi titik api di Inhil ini, kerjasama juga sangat diperlukan,” ucap Dandim Andrianusai melihat lokasi Karhutla di Kecamatan Tempuling yang berbatasan dengan PT. Surya Dumai, Desa Kuala Sebatu, Sabtu (10/8) lalu.

Menurutnya, Karhutla bukan masalah biasa perlu adanya sinergi dan saling mengingatkan akan bahayanya.

Dalam peninjauan itu, Dandim juga menyempatkan diri meninjau pembuatan sumur-sumur penampungan air untuk memadamkan api di lokasi kebakaran yang cukup jauh.

Sejauh ini, Kodim 0314/Inhil beserta jajaran terus mensosialisasikan bahaya Karhutla kepada masyarakat serta mengingatkan agar tidak ada lagi kegiatan membakar lahan.

“Kita akui saat ini kesadaran masyarakat akan bahaya membakar lahan masih tergolong rendah, berbeda dengan perusahaan yang saat ini sudah mulai berhati hati dalam membuka lahan dengan membakar,”ungkap Dandim.

Presiden RI Joko Widodo lanjutnya, juga telah memberikan arahan tegas terkait pencegahan dan pengendalian Karhutla yakni memprioritaskan pencegahan melalui patroli dan deteksi dini, penataan ekosistem gambut agar gambut tetap basah, segera mungkin padamkan bila ada api dan lakukan pemadaman sebelum api membesar.

“Sejauh ini upaya telah dilaksanakan oleh semua pihak, sehingga wilayah yang terjadi dampak kebakaran bisa diatasi,”pungkasnya.

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar