Gudang logistik KPU Dumai dinilai aman

id kpu dumai,bawaslu dumai,dumai, pilpres

Bawaslu Dumai memeriksa gudang logistik KPU setempat. (Antaranews/Abdul Razak)

Dumai (Antaranews Riau) - Anggota Badan Pengawas Pemilu Kota Dumai Agustri menilai kondisi gudang penyimpanan logistik Komisi Pemilihan Umum masih aman dan tidak ada kerusakan pada bangunan.

Dalam kunjungan kerja Komisioner Bawaslu Riau Hasan meninjau gudang KPU Dumai di Kelurahan Bagan Besar, diambil kesimpulan bahwa kotak suara masih terjaga dan sudah tersusun rapi dengan pengamanan polisi.

"Pimpinan Bawaslu Riau melakukan pengecekan terhadap logistik di gudang KPU Dumai, hasilnya kondisi masih aman dan kotak suara sudah tersusun rapi," kata Agustri, Senin.

Baca juga: 41 Amplop Tabloid Indonesia Barokah Ditahan Beredar di Dumai

Disebutkan, meski kondisi gudang aman, KPU diingatkan agar waspadai hujan angin yang dapat mengakibatkan basahnya kotak suara untuk mengantisipasi kerusakan.

Gudang penyimpanan logistik KPU untuk keperluan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden Tahun 2019 nanti dinyatakan dalam keadaan baik dan tidak ada kerusakan.

"Pengecekan gudang kpu oleh pimpinan bawaslu riau ini dihadiri juga Kapolres, Komisioner KPU Dumai dan Bawaslu Dumai, dan meski saat ini tidak ada kerusakan tetap kita ingatkan agar diantisipasi jika ada hujan angin," sebutnya.

Sementara, Divisi Teknis KPU Dumai Edi Indra menyebutkan, 4.200 kotak suara berbahan karton diterima dari KPU RI kondisi saat ini sudah terbentuk dan tersusun rapi di gudang penyimpanan, dan setiap hari dijaga oleh aparat kepolisian.

Baca juga: Bawaslu Riau Tidak Bersalah Nama Baiknya Direhabilitasi DKPP

KPU Dumai mengklaim kondisi gudang penyimpanan cukup aman dan kecil kemungkinan menyebabkan kotak suara rusak akibat hujan karena bangunan nya aman.

"Kotak suara nya sudah terbentuk kotak dan kini tersusun rapi, kondisi gudang juga cukup aman, dan semoga tidak ada kerusakan," kata Edi.

Untuk penyelenggaraan Pemilu 2019, KPU Dumai masih menunggu distribusi kertas suara, dan akan menyiapkan 4 bilik suara di tiap tempat pemungutan suara untuk pencoblosan agar dapat berjalan lancar dan cepat.

Sementara, untuk TPS, sudah ditetapkan sebanyak 840 TPS tersebar di tujuh kecamatan, atau mengalami pertambahan jumlah dibanding pemilu sebelumnya yakni 515 TPS pada 2018 lalu, dengan daftar pemilih tetap 181.093 jiwa.

Baca juga: Bawaslu Riau ajak RT/RW awasi Pemilu 2019
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar