Belum Rampung 100 Persen, Sensus Ekonomi Riau Diperpanjang 2 Pekan

id belum rampung, 100 persen, sensus ekonomi, riau diperpanjang, 2 pekan

Belum Rampung 100 Persen, Sensus Ekonomi Riau Diperpanjang 2 Pekan

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau menjadwalkan perpanjangan Sensus Ekonomi 2016 hingga 15 Juni 2016 terkait masih ada kendala ditemukan dalam menuntaskan kegiatan tersebut.

"Kendala dalam pelaksanaan SE adalah masih ada perusahaan yang tidak kooperatif terhadap petugas sensus, perusahaan tidak tahu manfaat SE dan juga petugas sensus kurang mampu menjelaskan arti sensus serta petugas sensus tidak konsentrasi pada isian data," kata kata Kepala BPS Provinsi Riau, Mawardi Arsad di Pekanbaru, Rabu.

Menurut dia, terkait kendala itu maka SE diperpanjang hingga 15 hari ke depan yang juga secara nasional perpanjangan diberlakukan sama.

Ia mengatakan, berdasarkan penyelusuran petugas SE, kalangan pemilik usaha tidak koperatif antara lain lebih banyak berasal dari Kota Pekanbaru dan lainnya di Kota Dumai.

"Oleh karena itu BPS menugaskan petugas SE melakukan sensus pada malam hari antara lain untuk mengecek kembali khusus usaha perdagangan keliling yang tidak tercatat pada siang hari ke rumah-rumah mereka," katanya.

Untuk kendala petugas yang kurang mampu menjelaskan tentang SE maka pendampingan diintensifkan dengan menurunkan petugas dari BPS sendiri.

Ia mengatakan, SE ini akan berhasil jika pelaku usaha kecil, menengah, dan besar jujur memberikan informasi tentang usaha mereka, misalnya pedagang punya hotel di Riau dan di luar Riau maka harus memberikan data sebenarnya dan sepenuh hati menerima petugas sensus.

Begitu pula seorang pejabat misalnya mempunyai rumah kontrakan di Riau atau memiliki ruko di Riau dan di luar Riau harus diberitahukan secara jujur, jika terbukti bohong maka bisa dikenakan denda Rp200 juta sesuai UU no.16/1967 tentang Statistik.

"Untuk menyukseskan kegiatan ini, BPS Riau menurunkan 6.454 petugas lapangan, 166 koordinator SE dan 12 koordinator kecamatan," katanya.