Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dua provinsi yang bertetangga, Riau dan Kepulauan Riau, merajut kerjasama pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang diharapkan bisa saling menguntungkan bagi kedua daerah.
"Dengan kerja sama yang kita rajut untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif ini, semoga meningkatkan kunjungan wistawan ke Provinsi Riau yang sama hal nya dengan provinsi kepulauan riau yang sektor pariwisatanya sudah maju," kata Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat penandatanganan kesepakatan di Kota Pekanbaru, Kamis.
Hadir dalam penandatanganan itu Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Muhammad Sani. Riau dan Kepulauan Riau dahulunya merupakan satu provinsi. Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2004 Kepulauan Riau resmi terpisah dan menjadi provinsi baru. Kepulauan Riau kemudian berkembang dari sektor pariwisata dengan jumlah kunjungan wisatawan mencapai dua juta orang pada 2015.
"Melihat pesatnya perkembangan sektor pariwisata di provinsi tersebut diharapkan kerjasama ini terjalin dengan tujuan Provinsi Riau juga berkembang disektor pariwisata," tegasnya.
Pria yang akrab disapa Andi Rachman ini menjelaskan, pemerintah daerah di Riau harus terus membenahi diri dari segi infrakstruktur, sumberdaya manusia, kelembagaan pemerintah baik swasta dan dinas-dinas terkait untuk menyukseskan kerjasama tersebut.
Menurut dia, bentuk kerjasama kedua daerah wujudnya adalah mencoba menggaet wistawan yang bekunjung ke Kepri, agar bisa datang juga ke Riau sebagai destinasi selanjutnya. "Sektor pariwata yang kita bentuk nantinya adalah pariwisata berbasis kebudayaan," tegasnya.
Gubernur Kepri, Muhammad Sani, mengatakan Pemprov Riau perlu fokus pada pembenahan infrastruktur dan regulasi untuk mengelola potensi wisata agar menarik bagi wisatawan.
"Berbicara mengenai pengembangan pariwisata tidak bisa berdiri sendiri, tentu ada infrastruktur dan aturan-aturannya harus ditangani, bagaimana mengelolah tempat tersebut sehingga layak dan aksesnya mudah didatangi turis," kata Muhammad Sani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau, Fahmizal Usman menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata Riau lebih difokuskan kepada tempat yang aksesnya mudah dijangkau oleh turis dari Kepri, seperti ke Kabupaten Bengkalis dan Kota Dumai. "Kita akan melakukan promosi di beberapa daerah pintu masuk utama yang memiliki aksesbilitas terhadap wisatawan," kata Fahmizal Usman.
Oleh Diana Syafni