Bono Berkah Untuk Tukang Perahu

id bono berkah, untuk tukang perahu

Pekanbaru, 24/11 (ANTARA) - Puncak fenomena alam bertajuk ombak "Bono" di Sungai Kampar, kini semakin menarik banyak wisatawan asing, yang otomatis membawa berkah bagi para tukang perahu di Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau itu."Alhamdulillah, wisatawan asing mencarter perahu sampai lima hari," kata Dedi Endoni, (30), warga Teluk Meranti, di lokasi wisata sungai itu, Kamis.

Ia mengatakan, ada enam peselancar asing menggunakan jasanya untuk mengarungi ombak Bono. Mereka berasal dari Australia, Afrika Selatan, Italia dan Singapura.

Harga sewa kapal pada saat puncak ombak Bono juga melejit dari biasanya. Sebab, kapal yang digunakan bukan perahu kayu tapi dari karet dengan mesin cepat.

"Harga sewa kapal biasa Rp1 juta, tapi kalau waktu Bono harganya naik jadi Rp4 juta sampai Rp5 juta sehari," katanya.

Dikatakan, harga makin mahal, karena untuk antisipasi apabila terjadi kecelakaan karena ombak Bono.

Ia menambahkan, potensi wisata ombak Bono juga membawa berkah bagi warga yang menawarkan jasa "home stay".

Gelombang Bono tepatnya berada di Kelurahan Teluk Meranti, daerah Semenanjung Kampar, berjarak sekitar 135 kilometer dari Kota Pekanbaru.

Fenomena alam di Sungai Kampar itu terjadi karena pertemuan dua arus dari sungai dan arus laut dari muara. Pasalnya, daerah itu langsung berhadapan dengan Selat Malaka.

Puncak ombak Bono mulai terjadi pada tanggal 24 hingga 27 November. Tinggi ombak bisa mencapai empat sampai enam meter.