Kebakaran lahan mulai marak, DPRD Siak sidak sarpras karhutla PT TKWL

id karhutla siak, dprd siak, PT TKWL, karhutla riau

Kebakaran lahan mulai marak, DPRD Siak sidak sarpras karhutla PT TKWL

DPRD Siak bersama manajemen dan regu pemadam kebakaran PT TKWL.(ANTARA/Bayu Agustari Adha)

Siak (ANTARA) - DPRD Siak melakukan inspeksi mendadak ke Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Teguh Karsa Wana Lestari di Kecamatan Bungaraya untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah itu

Ketua DPRD Siak, Azmi, yang langsung ikut sidak mengatakanada surat edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa perusahaan wajib menyediakan sarpras untuk karhutla. Apabila tidak ada, maka pihaknya akan merekomendasikan pencabutan izin lahan ke KLHK dan Presiden.

"Pertama dilakukan untuk perusahaan PT TKWL Kebun Bungaraya, nanti juga ke perusahaan lain. Melihatseperti embung berapa dan sumber air dari mana, menara api, regu pemadam, dan peralatan lainnya," katanya.

Dikatakannya, bahwa Riau adalah fokus untuk darurat karhutla karena memiliki potensi titik api cukup besar. Makanya panglima TNI dan Kepala Kepolisian RI sudah datang agar tak adalagi kebakaran dari perusahaan dan pemilik lahan.

Selain Azmi, Ketua Komisi II DPRD Siak, Sujarwo juga ikut sidak bersama anggota Zulfaini dan Rakip. Kata Sujarwo PT TKWL ini satu dari 33 perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di Siak.

Hadir jugaKepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Siak,

Ardayani. PT TKWL katanya terdiri dari perkebunan dan pabrik dengan luas 7.094 hektare lahan dan 3.380 yang ditanami.

"Sebagian tidak boleh ditanami karena merupakan daerah resapan air, tapi punya kewajiban menjaga lahan," sebutnya.

Sementara itu, Manajer PT TKWL,Hasman Hasby mengklaim pihaknyasudah berkomitmen melengkapi sarpras karhutla. Semua item katanya sudah lengkapi, bahkan ada yang dilebihkan untuk mengantisipasi kerusakan.

"Kita juga melatih tim agar lebih gesit melakukan pemadaman, berjumlah 45 orang. Tak hanya lahan perusahaan, radius 1-5 kilometer di luar Hak Guna Usaha juga kita bantu padamkan," ujarnya.

Camat Bungaraya, Amin Soimin berharaparahan DPRD Siak ditindaklanjuti oleh perusahaan. Juga instruksi presiden untuk melengkapi sarpras untuk Riau bebas asap.

Baca juga: Ini kata Sam Bimbo soal karhutla Riau dan Siak

Baca juga: Siak paling luas terbakar di Riau, bupati heran


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar