Asita: Jalan Buruk Kendala Pariwisata Riau

id asita jalan, buruk kendala, pariwisata riau

Pekanbaru, 28/3 (ANTARA) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Riau menyatakan buruknya akses jalan menuju objek wisata masih menjadi kendala utama pengembangan industri pariwisata di Provinsi Riau.

"Biro-biro perjalanan di luar negeri sering menanyakan mengenai kondisi infrastuktur jalan di Riau, sebab jalan-jalan ke objek wisata yang mereka ketahui masih buruk," jelas Ketua Asita Riau, Ibnu Mas'ud, di Pekanbaru, Senin.

Akibat kondisi buruknya jalan di Riau itu, sambungnya, mitra perjalanan wisata Asita di luar negeri itu pun menunda perjalanan pelancong yang ingin berkunjung ke Bumi Lancang Kuning.

Ibnu mencontohkan, seperti jalan lintas yang menghubungkan Kota Dumai dengan ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru yang semakin memburuk, sehingga memakan waktu tempuh cukup lama mencapai lima jam.

Dengan kondisi itu, sebanyak 129 orang perwakilan dari asosiasi perjalanan wisata di Negeri Sembilan, Malaysia, telah menunda perjalanan ke Riau sebanyak dua kali karena belum adanya perbaikan jalan Dumai-Pekanbaru.

Padahal, kata dia, selain sebagai kota pelabuhan, Dumai sejak dulu telah dikenal sebagai pintu masuk bagi turis asing dari negeri jiran Malaysia lewat jalur laut karena letak geografis daerah itu yang berbatasan langsung dengan Selat Malaka.

"Dumai merupakan daerah transit bagi para turis asing yang melakukan perjalanan darat ke sejumlah objek wisata di Riau, dan objek wisata yang terdapat di provinsi tetangga Sumatera Barat," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau, Raja Muhammad Yamin, tidak menampik buruknya akses jalan menuju sejumlah objek wisata seperti Istana Kesultanan Siak, kemudian Candi Muara Takus, dan sejumlah objek wisata lain.

"Setelah otonomi daerah, kami telah berulang kali meminta kepada masing-masing daerah untuk memperhatikan kondisi jalan. Sebab, jalan merupakan urat bagi pertumbuhan ekonomi yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Namun, khusus untuk jalan Dumai-Pekanbaru saat ini sedang memasuki tahapan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol, katanya lagi.