Mangapul Napitupulu tewas usai terjun dari Jembatan Maredan Siak

id bunuh diri, jembatan maredan, jembatan siak

Korban terjun dari Jembatan Maredan, Siak saat dievakuasi.(Antarariay/Bayu AA)

Siak, Riau (ANTARA) - Mangapul Napitupulu (42) yang nekat terjun dari Jembatan Maredan Sungai Siak, Perawang pada Sabtu (18/5) malam akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

"Kondisinya meninggal dunia, saat ini ada di Rumah Sakit Umum Daerah Perawang divisum bagian luarnya saja," kata Kepala Kepolisian Sektor Tualang, Kompol JJ Hutapea dihubungi dari Siak, Minggu malam.

Menurutnya, kuat dugaan bahwa yang bersangkutan awalnya ingin melakukan aksi bunuh diri. Pasalnya ditemukan di dalam sakucelananya Kartu Tanda Penduduk yang sudah dibungkus dalam plastik agar kemungkinan nanti identitasnya diketahui.

Lebih, lanjut Kapolsek, mengatakan korban memang menderita penyakit jantung dan sebelum melompat dia bersama rekannya. rencananya hendak membeli obat dengan menggunakan sepeda motor.

Namun pada saat di jembatan, korban minta berhenti sebentar dan selang beberapa menit korban langsung terjun ke sungai. Rekannya saat itu, Ari Sagala tak mampu menolong karena sudah loncat duluan.

"Abang saya ini hendak membeli obat namun di tengah perjalanan tepatnya di Jembatan Maredan, abang saya terjun ke sungai," terang Pardede adik kandung korban.

Terkait peristiwa ini, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kota Pekanbaru kemudian mendapat informasi dari Polsek Tualang pada Minggu (19/5) pukul 15.50 WIB. Kemudian Kepala Basarnas Pekanbaru Amiruddin memberangkatkan Tim Rescuer dengan peralatan lengkap menuju lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan terdiri dari Polisi Air Perawang, Polsek Tualang, Masyarakat serta keluarga korban akhirnya menemukan korban dengan jarak 100 meter dari tempat kejadian. "Korban dievakuasi ke RSUD Perawang Kabupaten Siak untuk dilakukan visum," ungkap Amiruddin.
Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar