Disparekraf Gelar Diskusi Strategi Pemasaran Pariwisata Riau

id disparekraf gelar diskusi strategi pemasaran pariwisata riau

Disparekraf Gelar Diskusi Strategi Pemasaran Pariwisata Riau

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau menggelar kegiatan forum grup diskusi bertema "Strategi Pemasaran Pariwisata Riau" dengan pemateri dari Kementerian Pariwisata RI, Pimpinan Media Massa, dan Asosiasi Perjalanan.

Dari Kemenpar RI, hadir Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Mumus Muslim. Kepala Disparekraf Riau, Fahmizal Usman, Ketua Association of Indonesian Tour and Travel Agency (Asita) Riau, Ibnu Masud, dan pimpinan salah satu media massa di Riau, Asmawi Ibrahim.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman melalui Staf Ahli Bidang Keuangan, Joni Irwan, di Pekanbaru, Kamis, mengharapkan agar Riau tidak dikenal hanya sebagai daerah penghasil minyak. Namun juga sebagai daerah wisata baik itu berupa alam, religi maupun kuliner.

"Kita harapkan dukungan dari media massa memperkenalkan Riau dengan pariwisata alam, kuliner, budaya dan religi agar Riau tidak dikenal hanya karena penghasil minyak semata," katanya.

Dikatakannya, peran media massa dalam era komunikasi sekarang ini sangatlah penting sehingga media harus dijadikan mitra strategis pemerintah daerah dalam menyosialisasikan program-programnya.

Saat ini, lanjut dia, untuk mendukung program pariwisata, pihak Pemprov turut berupaya dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur. Di antaranya bersama pemerintah pusat dan kabupaten/kota dalam upaya merealisasikan jalur kereta api Trans Sumatera di Riau, Tol Pekanbaru-Dumai, dan sejumlah pelabuhan.

Selain itu, pemerintah juga telah merencanakan pembangunan kawasan terpadu Pekan-Sikawan. Itu meliputi Pekanbaru-Kabupaten Siak-Kampar-Pelalawan. Konsep ini akan memudahkan akses dan jalur transportasi.

"Kita juga akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN. Sehingga harus menyiapkan sumber daya manusia yang berdaya saing jika ingin menjadi tuan di negeri sendiri," ujarnya.